Peron Jalur 1 di Stasiun Baru Tanah Abang Dibuka Besok, Naik-Turun KRL Diubah

21 hours ago 7

Jakarta -

Peron jalur 1 di bangunan baru Stasiun Tanah Abang akan dioperasikan Sabtu (22/2) besok. Dalam tahap pertama pembukaan ini, alur pengguna kereta rel listrik (KRL) pun disesuaikan.

"Perubahan ini hanya khusus untuk flow kedatangan dan keberangkatan pengguna Commuter Line tujuan Stasiun Angke/Kampung Bandan di Stasiun Tanah Abang, sedangkan untuk relasi atau tujuan lain tidak ada perubahan," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia (KCI), Joni Martinus, Jumat (21/2/2025).

Sebelumnya, pengguna Commuter Line turun dari arah Manggarai turun di peron jalur 2 bangunan lama Stasiun Tanah Abang; demikian juga pengguna KRL yang naik menuju Stasiun Angke/Kampung Bandan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulai Minggu besok, penumpang KRL tersebut akan dialihkan ke peron jalur 1 bangunan stasiun baru dengan mengakses JPO yang terhubung dengan bangunan lama.

"Pengguna Commuter Line tujuan Stasiun Tanah Abang dari arah Manggarai dan pengguna Commuter Line tujuan Angke/Kampung Bandan yang akan naik di Stasiun Tanah Abang akan menggunakan Peron jalur 1 di bangunan baru Stasiun Tanah Abang," kata Joni.

Pengguna Commuter Line Rangkasbitung yang akan transit di Stasiun Tanah Abang untuk menuju ke arah Angke/Kampung Bandan dan menuju Stasiun Sudirman/Manggarai atau sebaliknya, juga bisa mengakses JPO yang menghubungkan bangunan baru dengan peron jalur 5-6 dan jalur 3 di bangunan lama stasiun.

Sedangkan pengguna Commuter Line Rangkasbitung yang akan keluar dari jalur 5 dan 6, disarankan menggunakan Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) arah Pasar Tanah Abang yang berada di bangunan lama stasiun.

"Agar tidak terjadi kepadatan di JPO stasiun dan lebih nyaman, pengguna Commuter Line Rangkasbitung yang akan turun di Stasiun Tanah Abang bisa menggunakan JPM arah Pasar Tanah Abang," ucap Joni.

Dia mengatakan perubahan flow dan peron tunggu pengguna ini juga sebagai upaya mengurangi kepadatan di peron jalur 2 dan 3 bangunan lama stasiun saat menunggu perjalanan Commuter Line tujuan Stasiun Sudirman/Manggarai dan tujuan Stasiun Duri/Angke.

Dia menambahkan, perubahan flow pengguna dan pengoperasian Peron jalur 1 di bangunan baru ini juga memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna yang akan naik dan turun. KCI mengimbau seluruh pengguna untuk selalu menjaga keselamatan dan mengikuti arahan petugas.

Joni mengatakan untuk aksesibilitas menuju bangunan baru stasiun, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta juga telah menyediakan tiga buah eskalator dan tangga manual untuk akses naik dan turun pengguna dari peron 1 menuju lantai 2 bangunan stasiun baru yang terhubung JPO di bangunan lama stasiun.

KCI juga mengimbau seluruh pengguna Commuter Line di Stasiun Tanah Abang untuk memperhatikan kembali akses untuk naik ke tujuan Stasiun Angke/Kampung Bandan, serta turun dari Commuter Line relasi Manggarai-Angke/Kampung Bandan.

Joni memaparkan, KCI mencatat rata-rata volume pengguna Commuter Line yang naik di Stasiun Tanah Abang sebanyak 54-55 ribu orang setiap hari kerja dan 41-43 ribu orang setiap hari libur. Sedangkan untuk volume pengguna transit di Stasiun Tanah Abang sebanyak 145-146 ribu pada hari kerja dan sebanyak 124-125 ribu orang pada hari libur.

"KAI Commuter berharap dengan pengoperasian bangunan baru Stasiun Tanah Abang ini dapat meningkatkan keselamatan, layanan, kenyamanan, serta integrasi antar moda. Kami mengajak seluruh pengguna untuk menjaga fasilitas-fasilitas layanan yang tersedia demi kenyamanan bersama," tutup Joni.

Proses pembangunan Stasiun Tanah Abang baru terus dilakukan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam hal ini Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta.

(jbr/imk)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial