Diinisiasi Kapolda Riau, Apel Kesiapsiagaan Karhutla Digelar Lebih Dini

3 days ago 14

Pekanbaru -

Forkopimda Riau menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apel yang diinisiasi oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ini digelar sebagai upaya pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi ancaman serius di Provinsi Riau.

Kegiatan apel pasukan digelar di Dumai, pada Kamis (27/3/2025). Kegiatan ini dihadiri seluruh jajaran Forkopimda Riau, pemerhati lingkungan, dan Cipayung Plus Riau.

"Maksud dan tujuan acara ini adalah kita ingin menunjukkan upaya-upaya kolaboratif yang dipimpin oleh pimpinan Forkopimda Bapak Gubernur itu akan berjalan dengan kita membuat komitmen bersama," kata Irjen Herry Heryawan dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apel kesiapsiagaan bencana karhutla yang diawali dengan penanaman pohon di Dumai ini merupakan langkah awal dalam upaya rehabilitasi lingkungan, serta untuk menghindari dampak buruk asap kebakaran yang dapat mempengaruhi negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Forkopimda Riau menggelar apel pasukan kesiapsiagaan bencana karhutla.Forkopimda Riau menggelar apel pasukan kesiapsiagaan bencana karhutla. (Foto: dok. Istimewa)

Herry Heryawan juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan untuk masa depan anak cucu kita. Menanam pohon, sama halnya dengan memberikan kehidupan baru untuk generasi yang akan datang.

"Kalau bumi bisa bernapas, maka ada kehidupan untuk anak cucu kita ke depan yang lebih baik," tambahnya.

Dalam acara tersebut, Kapolda Riau juga mengajak mahasiswa Cipayung Plus untuk bergabung dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning.

"Tunas-tunas kita ini adalah penerus-penerus kita, tunas-tunas kita ke depan," ujarnya.

Di berbagai kesempatan, Herymen, begitu sapaannya, mengajak masyarakat untuk menanam pohon. Selain untuk keberlanjutan lingkungan, tetapi menanam pohon adalah tanggung jawab bersama.

"Filosofi pohon, pohon yang kuat itu mempunyai batang yang kokoh tempat kita bersandar, dahan yang kuat untuk kita bergantung, daun yang lebat untuk kita bernaung, dan mempunyai akar yang kuat tempat kita bersela," kata Herymen.

Forkopimda Riau menggelar apel pasukan kesiapsiagaan bencana karhutla.Forkopimda Riau menggelar apel pasukan kesiapsiagaan bencana karhutla. (Foto: dok. Istimewa)

Gubernur Riau Apresiasi Kapolda

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Riau Abdul Wahid mengapresiasi Kapolda Irjen Herry Heryawan yang menginisiasi apel kesiapsiagaan bencana karhutla lebih awal.

"Walaupun sekarang kita tahu masih musim hujan, tetapi dari satelit kita lihat ada hotspot di Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai, maka itulah beliau membuat titiknya di Kota Dumai ini bukan tanpa alasan, karena memang ini adalah titik rawan di Provinsi Riau kalau kita pantau dari satelit," jelas Abdul Wahid.

Abdul Wahid menyadari penanganan karhutla di Provinsi Riau masih menghadapi berbagai kendala. Salah satunya adalah sulitnya menjangkau lokasi kebakaran, ketidaktersediaan sumber air akibat kanal atau embung yang mengering ,serta keterbatasan sarana dan pasaran yang mendukung upaya pemadam kebakaran.

"Untuk itu penanganan karhutla memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat provinsi serta kabupaten kota serta aparat penegakan hukum, dunia usaha serta masyarakat," tuturnya.

Permasalahan karhutla di Provinsi Riau saat ini masih menjadi tantangan yang besar. Luasnya sebaran lahan gambut di Riau yang mencapai sekitar 5 juta hektare atau sekitar 52% dari total lahan gambut di Pulau Sumatera menjadikan Riau rentan terhadap kebakaran, khususnya pada musim kemarau.

(mei/dhn)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial