Cerita Mereka yang Baru Mudik Kala Arus Balik Dimulai

10 hours ago 4
Jakarta -

Arus balik libur Lebaran telah di depan mata. Pemudik satu per satu mulai kembali ke Jakarta. Namun, bagi beberapa orang cerita mudik mereka baru dimulai.

Pilihan mudik saat Idulfitri telah lewat beberapa hari bukan tanpa sebab. Sebagian mengaku baru mendapatkan jatah libur hingga kalah war tiket. detikcom merangkum cerita warga yang baru mudik saat H+4 Lebaran, berikut uraiannya.

Mayang Nunggu Jatah Libur Suami

Hari ini Mayang beserta suami dan anaknya baru melaksanakan mudik. Dia mengatakan jadwal kerja suaminya yang baru mendapatkan libur sekarang membuatnya kehilangan kesempatan merayakan Idulfitri di kampung halaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suami itu kerjanya di perusahaan pabrik gitu ya, jadi nggak ngikutin jadwal libur pemerintah. Jadi dia itu ngikutin shift gitu. Jadi tunggu libur shift baru gantian sama temennya yang pulang ke sini. Baru dia yang berlibur gitu," tutur Mayang saat ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (4/4/2025).

Mayang sudah dua tahun tidak mudik saat Lebaran. Tahun ini pun ia mudik tapi melewatkan momen salat Id di kampung. Meski begitu, kesempatan bisa liburan ke kampung halaman selalu ia syukuri.

"Kalau kehilangan momen ya pasti kehilangan momen gitu ya. Cuma bersyukur dengan apa yang ada aja. Alhamdulillah masih bisa pulang untuk tahun ini," tutur Mayang.

Hasimah Ditahan Anak dan Cucu untuk Lebaran di Jakarta

Pemudik turun dari bus saat tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (3/4/2025). Foto: Ilustrasi mudik Lebaran (Agung Pambudhy/detikcom)

Cerita lain datang dari Hasimah (60), yang baru bisa mudik pada H+4 Lebaran karena anaknya baru mengizinkan mudik sekarang. Hasimah mengatakan anaknya tak mengizinkan ibunya pulang kampung lantaran ingin Lebaran bersama di Jakarta.

"Ya, kemarin belum dibolehin sama anak, mau Lebaran sama anak-anak cucu di sini. Kata anak ngapain pulang kan anak cucu banyak di sini, nanti udah Lebaran, baru pulang," tutur Hasimah.

Hasimah mengatakan suasana Lebaran di kampung halamannya di Lampung memang terasa lebih hidup dibandingkan Jakarta. Meski tidak bisa Lebaran di kampung, Hasimah tetap bersyukur bisa Lebaran bersama anak dan cucunya di Jakarta.

"Ya sama enaknya semua, kalo di kampung mungkin suasananya lebih hidup lah gitu, cuma di sini juga enak kan bareng anak-anak cucu semuanya," pungkas Hasimah.

Mudik setelah Lebaran juga dilakukan Widi (25), pemudik tujuan Pekalongan, Jawa Tengah. Dia mengaku baru cuti hari ini sehingga pelaksanaan mudiknya sedikit terlambat.

"Kalau kenapannya karena baru dapat cuti sih dan kebetulan ada acara juga di rumah, jadi baru mudik," kata Widi saat berbincang di ruang tunggu Stasiun Pasar Senen.

Widi hendak mudik ke Pekalongan selama 5 hari. Widi tak masalah melewati momen Lebaran hari pertama bersama keluarga, sebab tetap akan bertemu seluruh anggota keluarganya di saat mudik.

"Masih sama sih, kan masih suasana Lebaran ya. Keluarga juga masih di sana," sambung dia.

Kartini Kalah War Tiket

Pekerja di Ibu Kota Jakarta baru mudik H+4 Lebaran Foto: Pekerja di Ibu Kota Jakarta baru mudik H+4 Lebaran (Mulia/detik)

Berbeda dengan Widi, Kartini (29) baru berangkat mudik karena 'kalah war' tiket atau tak dapat rebutan tiket pulang kampung. Widi baru mendapat tiket kereta api pada H+4 Lebaran.

"Tiketnya baru dapetnya sekarang, soalnya kemarin-kemarin itu penuh, nggak bisa di akses, habis," ucap Kartini.

Padahal Widi telah berkali-kali memantau ketersediaan tiket untuk pulang kampung sejak sebelum Ramadan, namun tetap kehabisan. "Dari sebelum puasa kita suka liat-liat, tapi jeda berapa hari udah habis aja tiketnya," cerita dia.

Kartini bersama suami dan anaknya akan mudik ke Cirebon, Jawa Barat. Mereka akan menghabiskan masa libur sekolah di kampung halaman.

"Rencananya Selasa (8/4) sih sebelum anak masuk sekolah," pungkasnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyebut masih melayani angkutan pemudik. Sampai H+4 Lebaran tren jumlah penumpang masih meningkat dibanding dengan hari-hari biasanya.

"Kami menjalankan 85 perjalanan kereta api jarak jauh. Di mana kita bagi dari stasiun Gambir, kemudian dari Pasar Senen. Untuk secara keseluruhan, itu ada penumpang hari ini sebanyak 33.804 penumpang yang akan berangkat ke kota wilayah timur," kata Ixfan.

(ygs/ygs)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini


Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial