Jakarta -
bank bjb mengimbau nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi. Salah satunya penipuan melalui pesan singkat mengatasnamakan bank, yang berisi tautan palsu.
Corporate Secretary bjb Ayi Subarna meminta nasabah segera melakukan pengecekan apabila menerima pesan mencurigakan.
"Bank bjb mengajak nasabah untuk melakukan cross check atau melakukan konfirmasi langsung ke pihak bank, jika terdapat informasi seperti penukaran poin loyalitas atau undian hadiah menarik dari nomor yang tidak dikenal maupun link mencurigakan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/3/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, belakangan marak terjadi penipuan melalui pesan singkat. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku menyisipkan link yang dikirimkan melalui SMS, Email, Whatsapp atau media apapun yang tampak resmi dan meyakinkan, seolah berasal dari pihak bank. Pesan tersebut biasanya berisi tawaran menggiurkan, seperti penukaran poin loyalitas atau undian hadiah menarik. Dalam pesan tersebut, pelaku menyisipkan tautan atau link yang mengarah ke situs palsu yang dibuat seakan menyerupai situs resmi bank.
Terkait hal ini, pihaknya menegaskan penukaran bjb POIN hanya dapat dilakukan melalui website resmi https://bjbpoin.bankbjb.co.id atau melalui aplikasi DIGI bank bjb. Karena itu, setiap nasabah diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima pesan dari media apapun yang berisi tautan atau link mencurigakan, meskipun pesan tersebut terlihat resmi.
Masyarakat perlu lebih waspada terhadap beberapa tanda penipuan seperti ini. Tawaran yang terdengar terlalu menggiurkan juga patut dicurigai, karena promosi atau hadiah yang diselenggarakan oleh pihak bank selalu dilaksanakan dengan prosedur yang terbuka dan jelas. Jangan mudah terbuai atau percaya oleh tawaran hadiah atau promosi yang terdengar terlalu menggiurkan.
"Jika menerima pesan yang mencurigakan, sebaiknya segera lakukan verifikasi melalui layanan resmi bank bjb sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Laporkan segala bentuk dugaan penipuan atau aktivitas mencurigakan kepada bank bjb melalui Call Center bjb Call 14049 atau langsung mengunjungi kantor cabang terdekat," tegasnya.
Untuk mencegah diri dari menjadi korban kejahatan siber, nasabah disarankan untuk selalu berhati-hati dalam bertransaksi. Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan yang dikirim melalui SMS, Email, Whatsapp atau media apapun.
Pastikan setiap transaksi atau seperti halnya penukaran poin dilakukan melalui website atau aplikasi resmi bank bjb. Yang lebih penting, jangan pernah membagikan informasi sensitif kepada siapa pun, bahkan jika pihak yang meminta tampak seperti perwakilan bank.
"bank bjb memahami bahwa keamanan digital adalah faktor utama dalam menjaga kepercayaan nasabah. Oleh karena itu, bank terus memperkuat sistem keamanan perbankan dengan teknologi terbaru guna mencegah kebocoran data dan serangan siber. Bank juga secara aktif mengedukasi masyarakat agar lebih memahami berbagai risiko keamanan dalam transaksi digital," terang Ayi.
Sebagai langkah perlindungan lebih lanjut, kata dia, bank bjb melakukan pemantauan ketat terhadap transaksi mencurigakan. Di sisi lain, pihaknya juga menyiagakan tim keamanan siber yang bekerja secara proaktif untuk mengidentifikasi setiap potensi ancaman. Bjb juga bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menindak pelaku kejahatan digital.
"bank bjb secara berkelanjutan terus meningkatkan keamanan perbankan dan memastikan perlindungan maksimal bagi nasabah dari berbagai ancaman digital. Keamanan transaksi adalah tanggung jawab bersama, dan dengan kesadaran yang lebih tinggi, nasabah dapat melindungi diri dari berbagai modus penipuan yang semakin berkembang," tukasnya.
Tetap waspada, jaga kerahasiaan data pribadi, dan jangan mudah tertipu oleh pesan yang tidak jelas sumbernya.
(akn/ega)