Suasana Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel) di Hari Idul Fitri 1446 Hijriah sangat lengang. Kawasan yang saban hari ramai aktivitas masyarakat terasa sunyi di hari pertama Lebaran.
Namun pada H+3 Lebaran, Kamis (3/4/2025), Blok M kembali ramai seperti sediakala.
Tampak warga berbaris di depan toko-toko kuliner yang hits. Antrean panjang pengunjung membeli makanan maupun kudapan yang viral dari media sosial (medsos) tak terhindarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pukul 12.00 WIB, kawasan Blok M sudah ramai dan penuh hiruk pikuk pengunjung. Mereka datang didominasi oleh remaja hingga muda-mudi.
Termasuk kawasan Blok M Square. Hampir seluruh gerai makanan maupun minuman diisi oleh pembeli.
Foto: Suasana kawasan Blok M pada hari pertama Lebaran, Senin (31/3/2025). (Rumondang/detikcom)
Warga Rela Antre Panjang untuk Makanan Viral
Foto: Warga rela antre panjang untuk dapat menyantap makanan yuang viral di medsos, Blok M, Jaksel, Kamis (3/4/2025). (Rumondang Naibaho/detikcom)
Meski cuaca di Blok M panas terik siang tadi, tapi semangat pengunjung antre kedai makanan tak surut. Warga bertahan di barisan di bawah sinar matahari menyengat.
Namun sebagian dari mereka memilih berlindung dengan payung.
Sejoli asal Jakarta Timur, Raihan (23) dan Amel (23) mengaku yang telah berdiri 1 jam. Mereka antre untuk membeli kedai dessert Artirasa.
"Sudah satu jam di sini (antre di Artirasa)," kata Raihan saat ditemui.
Lama Antrean Berjam--jam
Foto: (Rumondang Naibaho/detikcom)
"Mau nyari makanan yang lagi heboh di TikTok," ujar Tetti saat ditemui tengah mengantre membeli donat viral di kawasan Blok M.
Hari ini Tetti bersama temannya, Natalya (24), warga Tangerang, membuat janji bertemu di kawasan Blok M. Mereka telah membuat daftar jajanan yang hendak diburu di sana.
"Sekarang itu Bakmi Piring (tadi) udah nyoba. Satu setengah jam (antrenya)," ucap Tetti.
Selepas itu mereka berencana berburu makanan viral lain, seperti donat dan gelato, hingga mengabadikan momen di gerai photobox di kawasan itu.
(aud/aud)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini