Pimpinan DPR Minta Satgas Pangan Cegah Penimbunan Bahan Pokok saat Ramadan

6 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mendukung program pemerintah yang akan menggelar operasi pasar murah demi menahan harga dan pasokan bahan pokok saat bulan puasa. Cucun menekankan pentingnya stabilitas harga komoditas saat Ramadan.

"Kami menyambut baik program operasi pasar yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan harga komoditas tetap aman. Stabilitas harga pangan penting saat Ramadan," kata Cucun dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/2/2025).

Cucun berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas pangan untuk mengendalikan laju inflasi di bulan puasa hingga Lebaran nanti. Dia ingin harga bahan pokok stabil dan terjangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentunya masyarakat, khususnya umat Muslim, dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang saat harga-harga kebutuhan pokok dalam kondisi stabil dan terjangkau," tutur legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.

Cucun menyoroti adanya sejumlah bahan pangan yang mulai mengalami kenaikan jelang Ramadan. Komoditas itu mulai dari harga telur ayam, cabai rawit merah, hingga daging sapi yang dalam beberapa hari terakhir naik cukup signifikan.

"Biasanya ini terjadi karena adanya kenaikan permintaan di awal-awal Ramadan. Tapi kita harapkan Satgas Pangan bisa memastikan kenaikan harga komoditas pangan ini tidak berlanjut," ungkap Cucun.

Cucun juga meminta pemerintah melalui Satgas Pangan dapat mengatasi harga minyak bersubsidi yang belum stabil. Di mengatakan di pasaran, harga MinyaKita masih dijual lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.

"Minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan pokok yang banyak dicari saat bulan puasa. Kami harap belum sesuainya harga minyak goreng subsidi di pasaran bisa segera diatasi," sebutnya.

Politkus PKB ini mengingatkan Satgas Pangan mesti turun mengecek kondisi harga dan ketersediaan pangan di pasaran. Termasuk untuk mengantisipasi adanya penimbunan barang atau komoditas yang dapat menyebabkan lonjakan harga.

"Kalau pasokan berkurang, pasti harga-harga pangan akan melonjak naik. Kondisi seperti ini harus dihindari karena akan merugikan masyarakat," tegas Cucun.

Pimpinan DPR koordinator bidang kesejahteraan rakyat tersebut pun meminta agar pihak berwenang dapat tegas menindak pihak-pihak yang memainkan harga bahan pokok di pasaran. Apalagi, kata Cucun, Presiden Prabowo telah memerintahkan kementerian dan lembaga untuk lebih banyak mengawasi harga pangan tetap di bawah HET.

"Jangan sampai ada yang memanfaatkan momentum Ramadan, jadi kontrol berkala harus dilakukan. Kementerian/Lembaga dan Satgas Pangan harus mencegah juga permainan harga komoditas di pasaran," ujar Cucun.

"Kami di DPR juga akan terus ikut mengawasi hal ini agar masyarakat bisa khidmat menjalankan ibadah puasa," sambungnya.

Ia menilai upaya dari pemerintah juga harus dibarengi dengan dukungan dari masyarakat. Ia berharap Ramadan tahun ini berjalan dengan baik dan lancar.

"Langkah yang baik dari Pemerintah membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk dari masyarakat itu sendiri. Mari kita saling bekerja sama untuk memastikan kenyamanan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri nanti," ucap Cucun.

"Selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim, semoga bulan Ramadan dapat membawa berkat untuk kita semua," imbuhnya.

(dwr/ygs)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial