Penjara Silivri: Kondisi Tidak Manusiawi di Penjara Terbesar di Turki

17 hours ago 7

Jakarta -

"Masa depan politik Turki sedang tumbuh di sel-sel penjara ini," papar Wali kota Izmir, Cemil Tugay, setelah mengunjungi wali kota Istanbul yang digulingkan, Ekrem Imamoglu, dan tahanan politik lainnya di Silivri awal minggu ini.

Kamp Penjara Marmara, begit nama resmi penjara itu, berlokasi di Kotamadya Silivri, sekitar 70 kilometer dari pusat kota Istanbul.

Awalnya dirancang untuk menjadi penjara terbesar di Turki, Penjara Silivri dibuka pada tahun 2008 dan sejak itu telah menjadi fasilitas pemasyarakatan terbesar di Eropa dengan pengamanan sangat tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namanya diubah pada tahun 2022. Organisasi hak asasi manusia menyebutnya sebagai "kamp interniran" untuk anggota oposisi, pembangkang, dan suku Kurdi.

Menurut data resmi, "kamp" tersebut mencakup area seluas lebih dari satu kilometer persegi dan terdiri dari 10 lembaga pemasyarakatan, sebuah rumah sakit, dan beberapa ruang sidang.

Terdapat 500 unit hunian, serta sebuah sekolah dasar, taman kanak-kanak, pusat perbelanjaan, dan fasilitas lain untuk staf.

Menurut penyelidikan komisi hak asasi manusia di parlemen Turki, penjara ini awalnya dirancang untuk menampung 11.000 tahanan dan narapidana.

Pada akhir tahun 2019, penjara ini terkadang menampung hingga 23.000 tahanan sekaligus, yang menunjukkan kepadatan yang signifikan.

Penjara ini telah menjadi simbol penindasan di Turki, terutama karena jumlah penangkapan bermodus politik meningkat. Mengingat ukurannya dan keragaman narapidananya, yang berkisar dari bos mafia hingga pemimpin oposisi, penjara ini juga berperan dalam politik Turki.

Dari ladang bunga matahari hingga ruang penyiksaan

Penjara tersebut juga telah mengubah citra Silivri secara mendasar, yang secara tradisional dikenal dengan tanahnya yang subur dan ladang bunga mataharinya.

Garis pantainya yang indah sepanjang 30 kilometer dan suasananya yang liberal menarik banyak wisatawan yang berlibur sebentar dari Istanbul.

Di tengah penahanan sejumlah intelektual ternama, kritikus pemerintah, dan pemimpin oposisi, Silivri telah menarik perhatian nasional dan internasional. Penahanan Imamoglu baru-baru ini telah membuat mata dunia kembali menyorotinya.

Wali kota Istanbul yang digulingkan itu bukanlah satu-satunya tahanan terkemuka di Silivri: Aktivis hak asasi manusia dan filantropis ternama Osman Kavala telah ditahan di sana sejak 2017, setelah didakwa berupaya menggulingkan pemerintah bersamaan dengan protes antipemerintah pada 2013.

Narapidana terkemuka lainnya termasuk Umit Ozdag, ketua Partai Kemenangan ultranasionalis, Can Atalay, seorang anggota parlemen sayap kiri dari Partai Pekerja Turki (TIP), akademisi dan perencana kota Tayfun Kahraman, pembuat film Cigdem Mater, dan manajer pencari bakat Ayse Barim.

Di masa lalu, warga negara asing, seperti aktivis hak asasi manusia Jerman Peter Steudtner dan jurnalis Jerman-Turki Deniz Yucel, juga pernah ditahan di sana.

Adil Demirci, seorang pekerja sosial Jerman-Turki dari kota Kln, yang dipenjara di sana selama 10 bulan, menulis tentang pengalamannya meringkuk di penjara Slivri, dalam sebuah buku yang judulnya diterjemahkan sebagai "Sel B-28."

Ia menggambarkan suasana penjara yang menindas dalam sebuah wawancara dengan DW: "Saya awalnya ditempatkan di sel tunggal di Blok 9 dan hanya bisa berbicara dengan narapidana tetangga melalui pintu. Itulah satu-satunya cara." Ia menambahkan, kemudian dipindahkan ke sel bersama dua narapidana lainnya.

Blok 9 dikenal hanya menampung tahanan politik. Kelompok hak asasi Turki Asosiasi Masyarakat Sipil dalam Sistem Penjara (CISST) telah melaporkannya di masa lalu.

Pada tahun 2022, warga dan wali Kota Silivri meminta agar nama penjara tersebut diubah. Sejak saat itu, nama penjara tersebut diubah menjadi Kampus Penjara Marmara.

Penahanan isolasi mirip dengan penyiksaan

Ilmuwan forensik Sebnem Korur Fincanci, mantan presiden Yayasan Hak Asasi Manusia Turki (HRFT) dan pemenang Penghargaan Perdamaian Hessian, sangat prihatin dengan kondisi di penjara dengan keamanan tinggi di Turki tersebut. Ia mengatakan, situasi di Silivri mengkhawatirkan karena para tahanan dikurung di sel isolasi dengan hanya sedikit kontak dengan orang lain.

Ia mencatat, hal itu merupakan bentuk penyiksaan untuk menghilangkan interaksi sosial dasar orang-orang.

Fincanci menjelaskan lebih jauh, banyak narapidana mengeluh karena hampir tidak ada sinar matahari di sel mereka, dan bahwa blok beton sangat dingin di bulan-bulan musim dingin. "Kondisi ini memperburuk situasi yang sudah membuat stres secara signifikan," tambahnya.

Menurut CISST, penjara-penjara Turki sangat padat. Pada tahun 2022, terdapat lebih dari 300.000 tahanan dan narapidana di 265 penjara tertutup. Hanya Rusia yang memiliki lebih banyak tahanan dan narapidana.

Fincanci menunjukkan, banyak penjara sudah kelebihan kapasitas hingga 30%, sebelum terjadinya gelombang penangkapan baru-baru ini. Hal ini telah menyebabkan masalah serius, seperti ruang tidur yang tidak memadai bagi narapidana, pasokan air yang tidak memadai, kekurangan obat-obatan, dan kebersihan yang buruk. "Kadang-kadang, narapidana harus tidur secara bergiliran," ujarnya.

Tahanan politik dari kubu yang berseberangan sengaja disatukan

HRFT juga mencatat adanya tren yang membingungkan: Para pengacara melaporkan bahwa klien mereka sengaja dipenjara bersama orang-orang dari kubu politik yang berseberangan.

Fincanci mengatakan, hal ini sangat mengingatkan pada kondisi selama dan setelah kudeta militer tahun 1980.

Di Silivri, ia menjelaskan, tahanan politik sayap kiri dan liberal dipenjara bersama kaum Islamis radikal. Dengan demikian, stres karena berada di penjara dan tekanan dari staf, diperburuk oleh ketegangan dan pelecehan dari tahanan lain. Ini berarti bahwa iklim ketakutan dan ketidakpercayaan memperparah situasi yang sudah genting sebagai tahanan politik.

Diadaptasi dari artikel DW bahasa Jerman

(haf/haf)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial