Kristen Steward Mau Balik ke Twilight, Bukan Jadi Bella Swan

21 hours ago 3

CNN Indonesia

Kamis, 08 Jan 2026 17:30 WIB

Kristen Stewart mengaku bersemangat kembali ke waralaba Twilight, tapi bukan sebagai Bella Swan. Kristen Stewart mengaku bersemangat kembali ke waralaba Twilight, tapi bukan sebagai Bella Swan. (Temple Hill Entertainment via IMDb)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kristen Stewart mengaku bersemangat kembali ke waralaba Twilight. Alih-alih kembali berperan sebagai Bella Swan, ia kali ini ingin menjadi sutradara untuk reboot genre romansa vampire tersebut.

Hal itu diungkapkan Stewart ketika diwawancarai Entertainment Tonight saat menghadiri Palm Springs International Film Festival baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, tentu, saya akan membuat versi remakenya," kata Kristen Stewart. "Saya akan melakukannya! Saya berkomitmen!" tambahnya dengan nada semangat.

Stewart juga memuji Catherine Hardwicke dan Chris Weitz, sutradara waralaba Twilight, dengan menilai mereka telah membuat film dengan kreatif dan autentik.

Selain Hardwicke dan Weitz, tiga film Twilight lainnya digarap David Slade dan Bill Condon.

[Gambas:Video CNN]

"Saya menyukai apa yang dilakukan Catherine [Hardwicke], saya menyukai apa yang dilakukan Chris [Weitz], saya menyukai apa yang dilakukan semua sutradara dengan film-film itu," kata Stewart.

"Mereka begitu autentik dan unik, agak lincah seperti tupai, dan benar-benar hadir di masa itu ketika mereka sendiri belum sepenuhnya tahu siapa mereka, sebelum mereka benar-benar terkenal," tambahnya.

Jika dipercaya menjadi sutradara reboot Twilight, Steward ingin membawa dengan versi terbaru. Tidak sekadar meniru, tetapi memberi nyawa dan kreatifnya sendiri pada cerita.

Kristen Stewart sebelumnya sudah debut sebagai sutradara melalui film Come Swim. Film pendek itu ia buat sebagai bagian seri Shattherbox Anthology yang dinaungi Refinery29.

Film pendek tersebut menjadi satu dari 68 film pendek terpilih Sundance Film Festival 2017.

Baru-baru ini, ia melakukan debut sebagai sutradara film panjang dalam The Chronology of Water yang diputar perdana di Festival Film Cannes pada (17/05/2025) .

Film itu merupakan adaptasi dari memoar karya Lidia Yuknavitch yang ditulis oleh Kristen Stewart dan Andy Mingo.

The Chronology of Water mengisahkan seorang perempuan yang mengatasi trauma masa kecilnya melalui berenang dan tulisan. Dari kerja kerasnya tersebut, Stewart berhasil masuk ke daftar 10 sutradara yang patut diperhatikan versi Variety tahun 2026.

Kristen Stewart sebelumnya membintangi franchise Twilight bersama Robert Pattinson dan Taylor Lautner. Empat buku karya Stephenie Meyer diadaptasi menjadi lima film, Twilight (2008), New Moon (2009), Eclipse (2010), Breaking Dawn - Part 1 (2011), dan Breaking Dawn - Part 2 (2012).

Sekuel ini menghasilkan pendapatan kotor lebih dari US$3juta secara total di box office seluruh dunia.

Meskipun Kristen Stewart mengaku bersedia kembali ke proyek film Twilight, Robert Pattinson disinyalir tidak akan berlanjut ke waralaba ini. Pemeran Edward Cullen itu membeberkan kejadian di balik layar film Twilight.

Pada 2022 ketika sesi interview dengan GQ, Pattinson menjelaskan bahwa dirinya menghabiskan sebagian besar waktunya di lokasi syuting dalam keadaan marah karena studio tidak setuju dengan visinya tentang film tersebut.

"Saya ingin membuatnya seartistik mungkin," ujar Robert Pattinson. "Kami mengalami ketegangan aneh di mana studio takut membuat semuanya terlalu emo dan semacamnya."

"Saya pikir itu satu-satunya cara untuk memerankannya. Saya menghabiskan begitu banyak waktu [di lokasi syuting] dalam keadaan marah. Saya tidak percaya bagaimana saya bersikap sebagian besar waktu di lokasi syuting," katanya.

(gis/chri)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial