Sydney Sweeney Terancam Hukum Imbas Gantung Bra di Hollywood Sign

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Selasa, 27 Jan 2026 21:03 WIB

Sydney Sweeney berpotensi terjerat hukum imbas memanjat dan gantung bra di Hollywood Sign tanpa izin. Sydney Sweeney berpotensi terjerat hukum imbas memanjat dan gantung bra di Hollywood Sign tanpa izin. (REUTERS/Mario Anzuoni)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sydney Sweeney kini kembali disorot publik bahkan berpotensi terjerat hukum. Hal itu terjadi setelah ia melakukan syuting iklan untuk lini pakaian dalam terbarunya di kawasan ikonik Hollywood Sign.

Proses syuting tersebut ia unggah ke media sosial. Hal yang menarik perhatian adalah adegan sang aktris malah memanjat papan tanda yang terletak di atas perbukitan Los Angeles tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bintang Euphoria itu memegang izin FilmLA untuk syuting di area sekitar Hollywood Sign, tapi diduga melanggar hukum karena tidak mengantongi izin dari Kamar Dagang Hollywood (Hollywood Chamber of Commerce) untuk memanjat sign.

Sehingga, seperti diberitakan Entertainment Weekly pada Senin (26/1), aksi tersebut dinilai berpotensi dianggap sebagai vandalisme.

CEO Hollywood Chamber of Commerce, Steve Nissen, menyatakan keberatannya terhadap promosi tersebut. Ia menjelaskan Kamar Dagang Hollywood memegang hak kekayaan intelektual atas citra Hollywood Sign.

Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan laporan polisi atas dugaan pelanggaran wilayah atau vandalisme, Nissen menegaskan pihak Sweeney tidak memiliki izin resmi.

"Tidak ada izin yang diberikan untuk melakukan aksi ini sebagaimana ketentuan yang berlaku," ujar Nissen.

Sehingga, penggunaan atau akses untuk tujuan komersial wajib melalui proses perizinan atau lisensi. Nissen memastikan tidak ada persetujuan yang diberikan kepada tim produksi Sweeney.

[Gambas:Video CNN]

TMZ juga memperoleh salinan email dari Kamar Dagang Hollywood kepada Persuasion Pictures, perusahaan yang bekerja sama dengan Sweeney, yang menegaskan tidak ada izin penggunaan Hollywood Sign untuk kepentingan komersial.

Izin syuting dari FilmLA juga dipastikan tidak mencakup hak untuk menyentuh atau memanjat struktur tanpa persetujuan pemilik tanda.

Rekaman yang diperoleh TMZ menunjukkan Sweeney bersama tim produksinya memanjat hingga ke puncak huruf-huruf Hollywood Sign pada malam hari.

Di sana, mereka terlihat menggantungkan deretan bra di sepanjang huruf ikonis tersebut sembari bersenda gurau.

Meski sebagian besar produk telah diambil kembali, tim Sweeney dilaporkan meninggalkan empat hingga lima bra di lokasi kejadian.

Akibatnya, Sweeney kini berpotensi menghadapi dakwaan pidana pelanggaran wilayah atau vandalisme.

Hingga saat ini, pihak Sweeney maupun FilmLA belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut.

Insiden ini menambah daftar kontroversi Sweeney dalam beberapa bulan terakhir. Ia sebelumnya terlibat polemik kampanye American Eagle bertajuk Sydney Sweeney Has Great Jeans.

Kampanye tersebut dikritik karena permainan kata antara jeans (celana) dan genes (genetik) dianggap sebagai pesan terselubung (dog whistle) yang mendukung narasi supremasi kulit putih.

Sweeney menolak membahas detail isu tersebut dalam berbagai wawancara. Ia hanya menegaskan sikapnya yang menentang kebencian dan perpecahan, serta memilih fokus pada narasi yang menyatukan.

Selain itu, pada Agustus 2022, perayaan ulang tahun ke-60 ibunya di Idaho juga memicu perdebatan. Foto-foto yang diunggah saudaranya, Trent, memperlihatkan tamu mengenakan topi merah yang menyerupai atribut kampanye MAGA milik Donald Trump.

Unggahan lain juga menangkap sosok pria mengenakan kaus Thin Blue Line yang identik dengan gerakan pro-polisi.

Merespons viralnya foto-foto tersebut, Sweeney melalui platform X memberikan klarifikasi bahwa acara tersebut hanya perayaan keluarga biasa dan meminta publik untuk berhenti membangun asumsi politik dari momen pribadinya.

(gis/chri)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial