THR ASN, TNI-Polri dan Pensiunan Cair Rp24,7 T per 10 Maret

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkap pemerintah telah menyalurkan tunjangan hari raya (THR) Lebaran 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, hingga pensiunan sebesar Rp24,7 triliun hingga 10 Maret 2026.

Nilai tersebut setara dengan sekitar 45 persen dari total anggaran THR yang disiapkan pemerintah pada Lebaran tahun ini sebesar Rp55 triliun.

"THR sudah disalurkan Rp24,7 triliun atau sekitar 45 persen dari alokasi Rp55 triliun ini per 10 Maret," ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (11/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan pencairan THR ini ditujukan bagi 6 juta penerima yang terdiri dari ASN di pemerintah pusat dan daerah, prajurit TNI, anggota Polri, serta para pensiunan.

Suahasil pun mendorong seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk segera menuntaskan pembayaran THR kepada para pegawai.

Menurut dia, pencairan ini seharusnya dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

"Semoga cepat selesai dan harusnya selesai sebelum hari raya," ujar Suahasil.

Pencairan THR 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), TNI, Polri, hingga para pensiunan sudah dilakukan secara bertahap sejak 26 Februari 2026.

"Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari yang lalu, minggu pertama (Ramadan)," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).

Ia mengatakan anggaran yang disiapkan pemerintah untuk membayar THR PNS Dkk mencapai Rp55 triliun. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan angka tahun lalu, sebesar Rp49 triliun.

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden terkait THR Aparatur Sipil Negara, termasuk PPPK, TNI, Polri, serta pensiunan pemerintah, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 Triliun," ujarnya.

Airlangga merinci dari jumlah itu sebanyak Rp22,2 triliun disalurkan untuk THR PNS pusat, prajurit TNI, dan anggota Polri, yang berjumlah 2,4 juta orang.

Sementara itu, 4,3 juta PNS daerah menerima total Rp20,2 triliun, lalu 3,8 juta pensiunan memperoleh Rp12,7 triliun.

Komponen yang dibayarkan secara penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta tunjangan kinerja sesuai regulasi yang berlaku.

Airlangga juga menegaskan pemberian THR berbeda dengan gaji ke-13 yang biasanya dicairkan pada Juni.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial