CNN Indonesia
Senin, 02 Mar 2026 09:00 WIB
Ilustrasi pesawat maskapai asal India, IndiGo. (AFP/INDRANIL MUKHERJEE)
Jakarta, CNN Indonesia --
Lebih dari 200 penumpang maskapai IndiGo rute Chennai (India) menuju Singapura harus tertahan di dalam pesawat selama hampir lima jam sebelum lepas landas. Insiden yang memicu kemarahan penumpang ini viral di media sosial.
Penerbangan yang dijadwalkan berangkat Selasa (24/2) pukul 07.30 waktu setempat, baru bisa mengudara sekitar pukul 13.00.
Mengutip laporan Times of India, para pelancong mengeluhkan durasi keterlambatan yang justru lebih lama dibandingkan waktu tempuh perjalanan itu sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekaman video yang beredar luas memperlihatkan situasi tegang saat penumpang yang emosional mengonfrontasi awak kabin.
Penumpang mengeluh terhadap situasi mereka di dalam kabin yang penuh ketidakpastian. Penumpang mengaku tidak diizinkan turun dari pesawat dan dipaksa tetap duduk di kursi masing-masing selama masa penantian.
Kurangnya informasi yang jelas membuat suasana di dalam kabin semakin panas sehingga memicu kemarahan para penumpang yang menunggu berjam-jam.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip Press Trust of India, manajemen IndiGo menjelaskan bahwa pesawat terpaksa kembali ke area parkir (bay) akibat kendala teknis ringan.
Namun, situasi menjadi rumit karena alasan pesawat harus menjalani pemeriksaan dan pemeliharaan darurat.
Saat pemeriksaan selesai, kru kokpit telah melewati batas waktu tugas resmi (flight duty time limitations). Maskapai harus mendatangkan kru pengganti, yang menyebabkan penundaan semakin panjang.
"Kami telah menyediakan konsumsi dan memberikan informasi berkala selama masa tunggu. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tulis pernyataan IndiGo via NDTV.
Insiden ini menambah catatan buruk layanan IndiGo tahun ini. Pada Januari lalu, kericuhan serupa terjadi pada penerbangan Mumbai-Krabi (Thailand) setelah pilot menolak menerbangkan pesawat karena telah melewati batas jam kerja yang diizinkan otoritas penerbangan.
(wiw)

3 hours ago
1




























