Jakarta, CNN Indonesia --
Jang Won-young IVE menuai kritikan keras dari warga China setelah menyebut Hong Kong sebagai negara. Hal itu disampaikan alam video behind-the-scenes saat IVE berkunjung ke Hong Kong untuk ajang penghargaan.
Video itu, seperti diberitakan Korea Times pada Sabtu (3/1), sempat diunggah ke saluran YouTube resmi IVE. Dalam video tersebut, Jang Won-young mengatakan, "Kita harus makan malam yang enak."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya suka Hong Kong. Ada banyak makanan enak. Hong Kong adalah salah satu negara yang saya sukai," tuturnya.
Setelah video tersebut dirilis, beberapa pengguna media sosial China protes Wonyoung menyebut Hong Kong sebagai "negara."
Tiongkok menganut prinsip One China, di mana Hong Kong didefinisikan sebagai wilayah administratif khusus mereka. Ucapan Jang Won-young ditafsirkan bertentangan dengan pendirian tersebut, dan dengan cepat memicu kritik daring.
Korea Selatan secara resmi tidak mengakui Hong Kong sebagai negara terpisah, baik Korea Utara maupun Korea Selatan, seperti seluruh dunia, mengakui Hong Kong sebagai Daerah Administratif Khusus (SAR) China, yang diatur di bawah prinsip "satu negara, dua sistem".
Meskipun mempertahankan hubungannya sendiri yang berbeda dengan Hong Kong karena alasan perdagangan dan budaya, Korea Selatan menghormati kedaulatan China atas wilayah tersebut, seperti yang diatur pada 1997.
Di platform media sosial China, tagar terkait seperti "#JangWonyoungHongKongCountry," "#IVEGetOutofChina," dan "#KoreanIdolsHistoryEducation" menyebar, bahkan beberapa pengguna menyerukan boikot terhadap konten yang terkait dengan IVE.
Media lokal juga memperkuat kontroversi tersebut. Sina Entertainment mengatakan komentar itu merupakan "tantangan nyata terhadap kedaulatan dan integritas wilayah China."
Sedangkan Global Times mengatakan bahwa idola Korea mendapat keuntungan dari konsumsi penggemar China tanpa menghormati kedaulatan, menambahkan bahwa mereka kurang memahami sensitivitas politik meskipun mengetahui pentingnya pasar China.
Video behind-the-scenes berisi omongan Jang Won-young telah diubah menjadi privat, tetapi reaksi negatif terus berlanjut, dan perhatian kini terfokus pada bagaimana sentimen publik di China akan berkembang.
(chri)

18 hours ago
3



















