Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza dan kapten tim Rizky Ridho bermuram durja tanpa senyuman usai ditahan Borneo FC dalam Super League.
Persija bermain imbang 2-2 dengan Borneo. Sejatinya Persija sempat unggul 2-1 hingga 90 menit, tetapi sang tamu bisa menyamakan kedudukan saat injury time.
Selepas laga, Souza dan Ridho datang ke jumpa pers dengan muka masam. Tak ada senyuman dari air muka kedua sosok ini selama hampir 15 menit sesi tanya jawab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan tanya saya, saya tidak tahu kenapa tapi tim kami pas cetak gol itu mulai tidak fokus. Setelah 1-1, kita dapat kontrol pertandingan lagi," kata Souza di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3).
Ridho pun tidak banyak bicara dalam jumpa pers. Pemain asal Surabaya ini hanya menyebut peluang Persija untuk meraih gelar juara belum habis. Perjuangan keras dikobarkan.
"Sayang sekali kita harus buang-buang poin lagi di kandang. Semuanya tentu kecewa dengan hasil ini. Asa kita menjadi juara masih belum tertutup. Kita akan fight terus di setiap pertandingan," katanya.
Bukan tanpa alasan Souza dan Ridho bermuka masam. Dengan hasil imbang ini, Persija gagal menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen sementara kompetisi.
Padahal, sebelumnya Persib bermain imbang dengan Persebaya. Jika menang atas Borneo, Persija bisa memangkas jarak poin. Saat ini Persib mengoleksi 54 poin dan Persija 51.
Dengan 10 pertandingan tersisa, segala kemungkinan bisa terjadi. Dan, Souza dan Ridho layak bermuka masam, tetapi kecewa saja tak cukup. Bangkit jadi jalan satu-satunya.
(abs)

1 hour ago
2
























