Menilik Kenaikan Harga BBM di Thailand, Vietnam, dan Singapura

10 hours ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Singapura menaikkan harga BBM menyusul ekskalasi konflik di Timur Tengah. Berapa kenaikannya?

Konflik di Timur Tengah tak pelak berimbas pada pasokan minyak dunia. Sejumlah kapal tanker dilaporkan terkena serangan sehingga pasokan minyak terganggu. Padahal sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintasi perairan di wilayah Iran ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah negara mulai berhitung kecukupan sediaan BBM mereka termasuk Indonesia. Menteri Energi, Sumber Daya, dan Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut kapasitas tempat penyimpanan atau storage BBM Indonesia maksimal bertahan hingga 25 hari.

Per hari, kata Bahlil, Selat Hormuz dilalui sekitar 20,1 juta berel minyak per hari. Jumlah ini juga termasuk pasokan crude Indonesia.

"20,1 juta barel per day itu termasuk di dalamnya adalah Indonesia melakukan impor crude dari Timur Tengah yang melewati Selat Hormuz," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3).

Meski demikian, belum ada kepastian mengenai nasib sediaan BBM di Indonesia jika kondisi ini terus berlanjut. Sementara itu, beberapa negara tetangga sudah menerapkan kenaikan harga BBM sebagai respons situasi dunia kini.

1. Thailand

Pemerintah Thailand menaikkan batas harga dari tidak lebih dari 30 baht per liter menjadi 33 baht per liter.

Penyesuaian harga dilakukan secara bertahap. Kenaikan pertama sebesar 50 satang per liter mulai berlaku pada Rabu (18/3).

Kemudian melansir dari The Nation Thailand, harga bensin gasohol 91 dan 95 masing-masing naik 1 baht per liter, sedangkan E20 diturunkan sebesar 79 satang per liter. Kini E20 harganya 5 baht per liter lebih murah ketimbang bensin standar.

Sementara itu, harga E85 akan diturunkan sebesar 2 baht per liter.

Menteri Energi Auttapol Rerkpiboon mengatakan kenaikan harga solar akan membantu mengurangi kerugian yang daialami Dana Bahan Bakar Minyak sekitar 35 juta baht per hari.

2. Vietnam

Sejak 5 Maret 2026, pemerintah Vietnam telah berkali-kali melakukan penyesuaian terhadap harga BBM. Kenaikan dan penurunan harga bervariasi di berbagai produk bahan bakar mengikuti fluktuasi harga minyak global.

Melansir dari media lokal Tuoi Tre, hingga 12 maret 2026 Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam menyesuaikan harga sebanyak lima kali.

BBM RON95 pada 5 Maret 2026 dihargai 22.340 dong (sekitar Rp14.407) per liter lalu sempat dinaikkan hingga angka 29.120 dong (sekitar Rp18.780) per liter. Pada 12 Maret 2026 harganya diturunkan menjadi 25.575 dong (Rp16.494) per liter.

Akan tetapi, fluktuasi harga BBM di Vietnam tetap berujung pada kenaikan harga. RON92 yang awalnya dihargai 21.449 dong (13.833) per liter dinaikkan menjadi 22.504 dong (sekitar Rp14.513) per liter.

3. Singapura

Sebelum konflik di Timur Tengah pecah, harga bensin di kebanyakan SPBU di Singapura dibanderol 2,88 dolar Singapura (sekitar Rp38.116) per liter.

Pada 17 Maret 2026, di Cnergy harga bensin oktan 95 sebesar 2,35 dolar Singapura (sekitar Rp31.107) per liter dan 2,65 dolar Singapura (Rp35.078) per liter untuk bensin oktan 98.

Mengutip Strait Times, di Caltex, Shell, dan Esso, bensin oktan 95 dihargai 3,47 dolar Singapura (sekitar Rp45.932) per liter. Sementara SPC membanderol 3,39 dolar Singapura (sekitar Rp44.873) per liter.

(els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial