Liga Champions: Man City Pamer Momen Comeback Jelang Lawan Madrid

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Manchester City memamerkan sejumlah momen comeback menjelang melawan Real Madrid dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (18/3) dini hari WIB.

Sebelum duel tersebut, Man City tertinggal agregat 0-3 dari Madrid usai kalah pada leg pertama di Santiago Bernabeu. Untuk lolos ke babak perempat final Liga Champions, Man City perlu menang dengan margin 4 gol atau lebih.

Hal itu jadi tantangan yang tidak mudah bagi tim asuhan Pep Guardiola. Meski begitu, kans Man City comeback belum tertutup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laman resmi, Man City menampilkan lima momen penting dalam perjalanan klub. Memori itu terjadi di tengah keraguan karena The Citizens tertinggal lebih dulu sebelum bangkit dan membalikkan keadaan.

Seluruh momen yang dibagikan itu terjadi di kompetisi domestik. Sejauh ini Man City belum menorehkan comeback epik di ajang kontinental seperti sang tetangga, Manchester United yang menggulung Bayern Munchen di final Liga Champions 1998/1999.

Atau juga seperti yang ditorehkan Liverpool pada sebuah malam Istanbul. Usai tertinggal 0-3 dari AC Milan, Steven Gerrard dan kawan-kawan berhasil membalikkan keadaan dengan tiga gol balasan dan memastikan gelar lewat adu penalti.

Momen comeback yang pernah dipersembahkan City kiranya bisa jadi pelecut motivasi. Berikut lima momen comeback Man City:

Man City 2-2 Gillingham (30 Mei 1999)

Empat hari setelah Manchester United mengangkat trofi Liga Champions 1998/1999, ternyata klub tetangga juga sedang bahagia.

Man City menang atas Gillingham lewat drama adu penalti pada babak play-off memperebutkan tiket promosi ke divisi kedua Liga Inggris.

The Citizens yang kala itu berkompetisi di kasta ketiga, awalnya tertinggal 0-2 di babak pertama. Namun mereka mampu menyamakan kedudukan di waktu normal dan memaksa laga ditentukan lewat tos-tosan.

Blackburn 1-4 Man City (7 Mei 2000)

Setelah promosi ke divisi Championships, Man City memburu kesempatan lolos ke Premier League di akhir musim 1999/2000. Mereka hanya butuh satu poin lawan Black Burn.

Namun mereka kebobolan lebih dulu dan seketika tiket promosi nyaris sirna. Namun kemudian The Citizens mampu membalas ketinggalan dengan menceploskan empat gol sekaligus.

Tambahan tiga poin membawa City lolos ke Premier League kala itu. Sejak saat itu Man City masih berada di kasta tertinggi hingga saat ini.

Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>

Add as a preferred
source on Google

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial