Jakarta, CNN Indonesia --
Liverpool kerap mengalami 'mimpi buruk' pada masa injury time di Liga Inggris musim ini setelah kalah 1-2 dari Wolverhampton Wanderers, Rabu (4/3) dini hari WIB.
Liverpool kalah dari Wolverhampton di Molineux berkat gol Rodrigo Gomes pada menit ke-78 dan Andre (90'). Sementara gol balasan The Reds dicetak Mohamed Salah pada menit ke-83.
Gol Andre tersebut membuat The Reds kini menelan lima kekalahan lewat injury time. Tambahan waktu babak kedua itu jadi momok Liverpool di Premier League musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum kalah dari Wolves, Liverpool lebih dulu takluk 1-2 dari Manchester City di Anfield pada matchday ke-25. Saat itu gol penalti Erling Haaland pada menit ke-90+3 membuat Liverpool kehilangan poin.
Pada akhir Januari, Bournemouth menang 3-2 atas Liverpool di Vitality berkat gol Amine Adli pada menit ke-90+5.
Kelengahan pertahanan Liverpool pada menit-menit akhir permainan terlihat sejak awal musim. Pada matchday keenam, Liverpool kalah 1-2 dari Crystal Palace di Selhurst Park. Eddie Nketiah dengan golnya pada menit ke-90+7 menghancurkan The Reds.
Pada pekan berikutnya giliran Chelsea yang menang 2-1 atas Liverpool dalam matchday ketujuh di Stamford Bridge. Mimpi buruk Liverpool saat itu bernama Estevao dengan golnya pada menit ke-90+5.
Dengan lima kali kalah pada masa injury time, tim asuhan Arne Slot ini jadi tim dengan kekalahan terbanyak pada tambahan waktu di Premier League musim ini.
(sry/abs)

14 hours ago
2




















