CNN Indonesia
Rabu, 04 Mar 2026 06:45 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa sinyal dari tubuh yang menunjukkan bahwa Anda kelebihan vitamin D. (iStockphoto/Aliseenko)
Jakarta, CNN Indonesia --
Vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh, tak terkecuali vitamin D. Namun Anda harus hati-hati dalam mengonsumsi suplemen. Jangan sampai tubuh jadi kelebihan vitamin D.
Dalam kasus yang ekstrem, Anda bisa mengalami keracunan vitamin D disertai hiperkalsemia, yakni kondisi kelebihan kalsium di dalam darah. Meski tidak mengancam jiwa, keracunan vitamin ini tetap berbahaya bagi kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Cleveland Clinic, kasus keracunan yang parah bisa menyebabkan masalah gagal ginjal, aritmia, gaya berjalan tidak stabil, hingga linglung.
Tanda tubuh kelebihan vitamin D
Agar tidak kebanyakan mengonsumsi vitamin D, batasi asupannya sesuai kebutuhan harian. Kebutuhan harian untuk usia 19-70 tahun, yakni 600 IU per hari. Adapun usia 70 tahun ke atas butuh 800 IU per hari.
Nah, untuk mengetahui apakah tubuh kelebihan vitamin D atau tidak, berikut ini tanda-tandanya, seperti dikutip dari Very Well Health:
1. Kadarnya dalam darah terlalu tinggi
Salah satu cara terakurat untuk mengetahui tubuh kita kelebihan vitamin D atau tidak, yakni dari melakukan tes darah. Jika kadar vitamin D serum lebih dari 100 nanogram per mililiter (ng/ml), itu artinya sudah terlalu tinggi.
Kadar vitamin D yang normal dalam darah, berkisar 30-60 ng/ml. Kelebihan ini bukan disebabkan oleh paparan sinar matahari yang intens, melainkan konsumsi dosis suplemen yang tidak tepat.
2. Kadar kalsium terlalu tinggi
Salah satu fungsi vitamin D, yaitu meningkatkan penyerapan kalsium di saluran pencernaan. Oleh karena itu kebanyakan vitamin D juga bisa diketahui dari kadar kalsium dalam tubuh.
Kadar kalsium yang normal, yakni 8,4-10,2 miligram per desiliter (mg/dl). Di atas batasan tersebut, Anda bisa mengalami hiperkalsemia dan hiperkalsiuria (kelebihan kalsium dalam urine).
Adapun gejala hiperkalsemia, antara lain lemah otot, gangguan neuropsikiatri, nyeri, dehidrasi, hingga sering buang air kecil.
3. Gangguan saluran pencernaan
Foto: iStockphoto/artursfoto
Ilustrasi mual dan muntah.
Efek samping lainnya dari kelebihan vitamin D yang berkaitan dengan hiperkalsemia, yakni terjadinya gangguan di saluran pencernaan. Gejala-gejala yang menyertainya, antara lain mual, muntah, kehilangan nafsu makan, hingga sembelit.
4. Mengalami perubahan kondisi mental
Selain gejala fisik, kebanyakan vitamin D juga bisa menimbulkan gejala lain yang terkait dengan kesehatan mental.
Anda bisa mengalami kebingungan, bersikap apatis, depresi, hingga mudah marah. Dalam keadaan ekstrem, Anda juga bisa mengalami linglung, halusinasi, hingga psikosis.
5. Komplikasi ginjal
Kelebihan vitamin D dan hiperkalsemia yang menyertainya, bisa menyebabkan komplikasi ginjal. Beberapa di antaranya, yakni penurunan fungsi ginjal, cedera ginjal, gagal ginjal, hingga batu ginjal.
Adapun orang yang sudah menderita penyakit ginjal juga sebaiknya menghindari konsumsi vitamin D yang berlebihan.
Itu dia beberapa tanda atau sinyal dari tubuh yang menunjukkan seseorang kelebihan vitamin D. Paparan sinar matahari tidak akan membuat kadar vitamin D dalam tubuh Anda jadi meningkat, jadi tak perlu khawatir.
Konsumsi suplemen vitamin D berlebihan yang justru perlu diwaspadai.
(rti)

21 hours ago
2

















