Jakarta, CNN Indonesia --
Surat elektronik (surel) atau email milik Direktur FBI Kash Patel berhasil dibobol oleh peretas yang terafiliasi Iran. Berbagai foto dan dokumen milik Patel pun dipublikasikan di internet.
Peretasan itu dilakukan oleh kelompok Handala Hack Team. Kelompok ini dikenal sebagai peretas pro-Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah foto Patel yang tengah menghisap cerutu, mengendarai mobil antik, dan mirror selfie sambil membawa sebotol minuman dipublikasikan.
Melansir Reuters, FBI mengkonfirmasi bahwa surel Patel telah menjadi sasaran.
"Kami telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengurangi potensi risiko yang terkait dengan aktivitas ini," ujar Juru Bicara FBI Ben Williamson.
Ia juga mengatakan, data yang dipublikasikan hanya bersifat pribadi, catatan historis, dan tidak melibatkan informasi pemerintah.
Bersamaan dengan foto-foto Patel, Handala juga menerbitkan lebih dari 300 surel yang tampaknya memperlihatkan korespondensi pribadi dan dokumen pekerjaannya yang berasal dari rentang tahun 2010-2019.
Handala Hack Team sendiri dianggap oleh para peneliti Barat sebagai salah satu kelompok yang digunakan oleh unit intelijen siber pemerintah Iran.
Ini bukan kali pertamanya Handala melakukan peretasan terhadap pihak Amerika Serikat. Handala juga sempat mengklaim telah meretas perusahaan penyedia perangkat dan layanan medis AS, Stryker, pada 11 Maret lalu.
Pada Kamis (26/3) lalu, Handala juga mengklaim telah mempublikasikan data pribadi puluhan karyawan perusahaan pertahanan Lockheed Martin yang ditempatkan di Timur Tengah.
Gil Messing, kepala perusahaan keamanan siber Israel, Check Point, mengatakan bahwa operasi peretasan dan pembocoran data yang dilakukan Handala merupakan bagian dari strategi Iran untuk mempermalukan pejabat AS dan membuatnya merasa rentan.
"Iran menembakkan apa pun yang mereka miliki," ujar Messing.
(asr)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
1


























