Cerita Purbaya Sempat Disindir Prabowo saat Retreat di Hambalang

20 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membagikan cerita saat disindir oleh Presiden Prabowo Subianto ketika retreat Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Saat itu, Prabowo menanyakan apakah mau dibohongi terus oleh orang Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)?

"Saya disindir lagi dalam pertemuan kemarin dengan presiden di Hambalang, dia bilang apakah kita akan mau dikibuli terus oleh (orang) pajak dan bea cukai? Itu pesan ke saya dari presiden, walaupun dia enggak melihat ke saya, tapi deg kan ke sini," ujar Purbaya ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya menyebut bahwa Prabowo menyoroti praktik pelaporan nilai barang yang tak sesuai (under invoicing) yang masih kerap terjadi dan melibatkan pegawai DJBC.

"Ada praktik under invoicing yang masih besar yang tidak terdeteksi di pajak dan bea cukai," ungkap Purbaya.

Selain itu, praktik penghindaran pajak yang melibatkan pegawai DJPjuga menjadi sorotan Prabowo.

Karena itu, ia memastikan akan memperbaiki DJP dan DJBC dalam beberapa bulan ke depan. Ia menegaskan tidak segan-segan bertindak tegas jika tidak ada perubahan.

"Dalam waktu 1-2 bulan akan kita perbaiki perpajakan kita, termasuk penggalakan sistem-sistem, ada Coretax segala macam, termasuk kita lihat ada nggak orang yang masih main-main, sepertinya masih ada, jadi kita akan beresin," kata Purbaya.

"Kalau Bea cukai ancamannya clear dari sana bahwa kalau enggak bisa setahun, ya betul-betul dirumahin. Saya akan selamatkan supaya 16 ribu orang itu tetap bekerja, tapi yang kerjanya bagus, yang jelek-jelek kita rumahkan, saya akan kotakkan betul," sambungnya.

Purbaya sebelumnya mengancam akan membekukan DJBC. Dirinya menegaskan citra direktorat tersebut buruk dari segala arah, baik di media, di masyarakat, bahkan di mata Prabowo.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial