2 Orang Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan Demo di Iran

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Kamis, 01 Jan 2026 22:54 WIB

Bentrokan pecah di Kota Lordegan, Iran menewaskan dua orang. Demonstran turun ke jalan menentang kenaikan biaya hidup. Bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di Kota Lordegan, Iran menewaskan dua orang pada Kamis (1/1). (AFP/HANDOUT)

Jakarta, CNN Indonesia --

Bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di Kota Lordegan, Iran menewaskan dua orang pada Kamis (1/1).

"Jumlah korban di Lordegan hari ini berjumlah dua orang," menurut kantor berita Fars.

Massa dilaporkan melemparkan batu ke sejumlah gedung, termasuk kantor gubernur provinsi, masjid, Yayasan Martir, balai kota, dan bank.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menembakkan gas air mata dan sejumlah orang yang tidak disebutkan jumlahnya telah terluka.

Iran diguncang demo besar-besaran setelah negara itu didera krisis ekonomi buntut sanksi internasional.

Kantor berita Iran yang terkait gerakan buruh, Ilna, melaporkan sejumlah mahasiswa berunjuk rasa pada Selasa (30/12) untuk memprotes krisis moneter yang tengah mengguncang hebat negara tersebut.

Demo itu meletus di 10 universitas, yang tujuh di antaranya merupakan kampus bergengsi di ibu kota Teheran.

Aksi mahasiswa ini terjadi setelah pada Senin (29/12) para pedagang berunjuk rasa besar-besaran di Teheran. Mereka kecewa dengan anjloknya nilai tukar rial terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang pada Minggu (28/12) mencapai level terendah sepanjang masa, yakni 1,42 juta per dolar.

Menurut surat kabar Etemad, seorang pedagang mengeluh bahwa para pejabat acuh tak acuh dengan kondisi pedagang yang kesulitan berjuang melawan kenaikan biaya impor.

"Mereka bahkan tidak menindaklanjuti bagaimana harga dolar memengaruhi kehidupan kami," ucapnya yang memilih identitasnya diungkap secara anonim.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menemui para pemimpin demo dan berjanji akan mengatasi krisis ekonomi, demikian menurut kantor berita Mehr.

"Saya telah meminta menteri dalam negeri untuk mendengarkan tuntutan rakyat dengan melakukan dialog bersama perwakilan mereka sehingga pemerintah dapat melakukan segala upaya untuk menyelesaikan masalah dan bertindak secara bertanggung jawab," kata Pezeshkian dalam unggahan di media sosial.

(afp/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial