Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump diklaim memaki-maki Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam panggilan telepon terkait perang dengan Iran dan invasi Tel Aviv ke Lebanon.
Trump bahkan dikabarkan menyebut Netanyahu sudah gila karena ogah menghentikan serangan-serangan ke Lebanon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita lainnya adalah Israel disebut mendapat banyak sekali keuntungan dari hasil penjualan senjata selama lima tahun.
Berikut sejumlah kabar global 24 jam terakhir yang terangkum dalam Kilas Internasional pagi ini:
Trump Ngamuk ke Netanyahu soal Iran: Kamu Gila! Saya Menolong Anda
Presiden Donald Trump dilaporkan habis kesabaran menghadapi kelakuan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu lantaran mengganggu perundingan Amerika Serikat dan Iran, dengan menggempur Lebanon habis-habisan dalam beberapa hari terakhir.
Trump meluapkan kemarahannya kepada Netanyahu terkait eskalasi Israel di Lebanon dalam percakapan telepon yang dipenuhi kata-kata kasar pada Senin (1/6).
Menurut dua pejabat AS dan satu sumber lain yang mengetahui isi percakapan tersebut kepada Axios, Trump mewanti-wanti Netanyahu jika ancaman Israel mengebom Beirut benar-benar terjadi, Israel akan makin dikucilkan di dunia internasional.
Heboh Penarikan UNIFIL, Sekjen Sebut Lebanon Perlu Pasukan PBB
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menegaskan perlu kehadiran pasukan PBB di Lebanon untuk mengganti UNIFIL saat konflik memanas.
Pada Agustus tahun lalu, Dewan Keamanan PBB setelah ditekan AS, memutuskan untuk mengakhiri mandat pasukan UNIFIL akhir tahun ini. Mereka lantas meminta Guterres untuk mengajukan opsi terkait mandat itu paling lambat pada 1 Juni.
Dalam laporan yang dikirim ke komite tersebut, Sekjen PBB ini mengajukan tiga pilihan mencakup pengerahan pasukan PBB 2.000 hingga 5.500 personel guna memantau gencatan senjata Israel dan milisi di Lebanon, Hizbullah.
Israel Cuan, Ekspor Senjata Pecah Rekor 5 Tahun Berturut selama Perang
Kementerian Pertahanan Israel menyatakan ekspor senjata negara ini mencapai rekor tertinggi selama lima kali berturut-turut di tengah konflik global yang kian runcing.
Israel merupakan salah satu negara pengekspor senjata terkemuka di dunia.
"Rekor ekspor pertahanan Israel sepanjang masa pecah untuk tahun kelima berturut-turut, dengan nilai $19,2 miliar (sekitar Rp342 triliun) pada 2025," demikian pernyataan Kemhan Israel, dikutip AFP, Selasa (2/6).
(tim/bac)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1





















