CNN Indonesia
Senin, 05 Jan 2026 12:15 WIB
Ilustrasi pembunuhan. (iStockphoto/Marccophoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi mengungkap motif HA (30), pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon, Banten. Pelaku nekat melakukan aksinya karena butuh uang setelah rugi bermain kripto.
"Yang bersangkutan melakukan aksinya, motif ekonomi," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Dian Setyawan dalam konferensi pers di Polres Cilegon, Senin (5/1).
Mulanya, pelaku bermain saham kripto dengan modal awal Rp400 juta. Dana tersebut ia dapatkan dari tabungan bersama dengan istrinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari Rp400 juta ini dimainkan berkembang sampai mendatangkan keuntungan senilai Rp4 miliar," kata Dian dikutip dari detik.
Setelah mendapatkan Rp4 miliar, pelaku belum puas. Ia kembali main kripto dan kemudian rugi.
"Dimainkan lagi sehingga yang bersangkutan kalah, adapun akun yang digunakan yaitu melalui aplikasi," ucap Dian.
Setelah kalah, pelaku kemudian meminjam uang dari bank sebesar Rp700 juta, pinjam dari koperasi tempat pelaku bekerja sebesar Rp70 juta, dan meminjam dari pinjaman online (pinjol) sebesar Rp50 juta.
"Tujuannya apa untuk main kripto lagi, tapi hasil yang diperoleh kalah kembali," sambungnya.
Polisi juga menemukan rekam medis pada handphone pelaku. Diketahui sejak 2020, pelaku menderita penyakit kanker stadium 3.
"Yang bersangkutan rutin tiap minggu melaksanakan pengobatan rutin maupun kontrol dokter dengan pengobatan kemoterapi di rumah sakit S di daerah semanggi. Karena himpitan ekonomi inilah mendorong yang bersangkutan untuk melakukan tindak pidana ini," kata Dian.
Peristiwa anak politikus PKS Cilegon Maman Suherman tewas dibunuh di rumah mewahnya terjadi di perumahan BBS 3, Cilegon, pada 16 Desember lalu. Bocah 9 tahun itu tewas bersimbah darah di lantai satu rumah mewah tersebut.
Korban tewas dengan 19 luka di tubuhnya. Luka itu berasal dari senjata tajam dan benda tumpul. Polisi sempat kesulitan mengungkap kasus ini karena terkendala beberapa hal di antaranya CCTV mati sejak 2023 dan tak ada sekuriti di rumah tersebut.
Lengkapnya baca di sini.
(har)

1 day ago
7























