CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 14:00 WIB
Ilustrasi. Sebuah penelitian menemukan bahwa koper ternyata membawa lebih banyak bakteri dan jamur karena bersentuhan dengan berbagai tempat selama perjalanan. (iStock/bogdankosanovic)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ketika bepergian, sebagian besar pelancong akan membawa koper untuk memuat barang-barangnya. Tahukah kamu kalau koper yang selalu dibawa itu ternyata sarang kuman dan bakteri.
Ketika di hotel, banyak pelancong yang menaruh koper di atas kasur, alih-alih menaruhnya di lemari atau lantai sudut kamar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, permukaan koper jauh lebih kotor dari kelihatannya. Tentu ini akan berbahaya jika sembarang ditaruh di area yang bersentuhan langsung dengan kulit, seperti di kasur.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Insure and Go, koper adalah sarang bagi bakteri berbahaya dan jamur hitam yang menjijikkan. Masalahnya, 38 persen pelancong dunia masih sering membongkar kopernya di atas kasur atau meja.
Melansir Real Simple, dalam penelitian ini 10 koper di stasiun kereta api London dijadikan sampel dengan cara di lap permukaan kopernya dengan lokasi berbeda.
Ditemukan bahwa di roda koper mengandung bakteri hampir 58 kali lebih banyak daripada kursi toilet umum, termasuk bakteri E. Coli, staphylococcus, dan jamur hitam.
"Sejauh ini pengujian membuktikan bahwa roda koper adalah bagian paling kotor dari tas (koper) pelancong. Roda koper Anda pada dasarnya bergulir di sarang kuman dan membawa seluruh kuman dengan roda tersebut karena kontak langsung dengan semua jenis permukaan, trotoar, jalan, lantai, kamar mandi bandara, peron stasiun kereta api, dan jarang dibersihkan," jelas ahli mikrobiologi yang melakukan penelitian, Amy-May Pointer, mengutip Real Simple.
Selain roda, bagian koper yang paling kotor selanjutnya adalah bagian bawah dan bagian pegangan koper yang jarang dibersihkan tetapi disentuh oleh banyak orang.
Terungkap pula, koper dengan jenis bahan yang lunak lebih mungkin membawa bakteri, jamur dan mikroba berbahaya dibandingkan koper yang berbahan keras.
Sementara koper menjadi benda yang sangat kotor dan ditempeli oleh banyak kuman, pelancong justru sering asal menyentuh dan menaruhnya di sembarang tempat. Oleh karena itu, penting untuk lebih memperhatikan tempat menaruh koper.
Selain itu, terapkan beberapa cara ini yang bisa dilakukan untuk mengurangi penyebaran kuman yang ada di permukaan koper.
1. Jangan membawa koper ke mana-mana
Koper mungkin benda yang tak ingin kamu lepas dari genggaman, khususnya jika berada di bandara atau stasiun karena takut hilang. Namun, jangan selalu bawa koper ke semua tempat khususnya yang berkuman dan basah seperti toilet.
Koper yang tidak diderek di permukaan kotor termasuk toilet kamar mandi bandara setidaknya bisa menghindari banyak kuman berbahaya seperti E. Coli dan bakteri lainnya yang bersarang di kamar mandi umum.
2. Rutin bersihkan koper
Ketika kamu sudah tiba di tujuan, baik itu di hotel maupun di rumah, jangan malas untuk membersihkan koper. Segera bersihkan permukaan koper menggunakan tisu basah/tisu antibakteri, kain dengan sabun, atau bahkan disemprot dengan cairan disinfektan.
Usahakan lebih membersihkannya di bagian bawah dan roda-roda koper. Pembersihan yang benar dan teratur bisa membantu mengurangi jumlah mikroba berbahaya yang menempel pada koper.
3. Simpan koper di rak bagasi
Di kamar hotel biasanya sudah disediakan rak bagasi, tempat yang bisa digunakan untuk menyimpan barang bawaan termasuk koper.
Tempat ini jelas lebih aman untuk menyimpan koper, karena lokasinya jauh dari kasur dan secara khusus untuk menyimpan barang tanpa bersentuhan dengan permukaan lain.
Menyimpan koper di rak bagasi dapat membuat koper jauh dari kontak fisik. Sehingga permukaan lain tidak terkontaminasi.
4. Cuci tangan setelah memegang koper
Cara terakhir yang jangan sampai dilewatkan adalah selalu mencuci tangan setelah menyentuh koper. Pola hidup bersih dan sehat adalah upaya penting untuk menjauhkan diri dari penyakit, termasuk dengan cara mencuci tangan.
Gunakan air mengalir dan sabun untuk menggosok seluruh permukaan tangan. Dengan begitu bakteri yang berpindah dari koper ke tangan bisa langsung dibasmi.
(ana/fef)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
1

























