Intip Pilihan Saham Ciamik di Tengah Konflik AS-Venezuela

13 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 101,19 poin atau menanjak 1,17 persen ke level 8.748 pada Jumat (2/1) silam.

Investor melakukan transaksi sebesar Rp22,26 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 51,14 miliar saham.

Perdagangan pekan lalu tetap ditutup menguat 1,18 persen, seiring dibukanya perdagangan tahun 2026 pada Jumat (2/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan sepanjang 2025, pasar modal Indonesia bergerak cukup dinamis dan menunjukkan tren yang positif, sejalan dengan perkembangan kondisi global dan domestik.

IHSG ditutup menguat 22,10 persen secara year to date (ytd) dan berada di level 8.644,26 pada penutupan perdagangan Senin (29/12). Kinerja positif tersebut juga tercermin dari meningkatnya aktivitas perdagangan dibandingkan akhir tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, rata-rata nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp18,06 triliun, dengan volume transaksi harian sebesar 30,27 miliar saham dan frekuensi transaksi harian mencapai 1,78 juta kali.

Selain itu, aktivitas pasar modal sepanjang 2025 mencatatkan berbagai rekor baru. Tercatat 24 kali rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high), yang diikuti dengan pencapaian kapitalisasi pasar tertinggi hingga Rp16 ribu triliun.

"Sepanjang 2025, pasar modal Indonesia bergerak dinamis dan menunjukkan tren positif," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (30/12).

Lantas seperti apa proyeksi pergerakan IHSG untuk sepekan ke depan di tengah panas konflik AS-Venezuela?

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan pada hari pertama perdagangan 2026, Jumat (2/1), nilai transaksi pasar saham tercatat mencapai Rp22,3 triliun.

Pada hari yang sama, pasar juga mencatat aliran dana asing masuk (inflow) sebesar Rp1,14 triliun di seluruh perdagangan.

Kondisi tersebut dinilai menjadi awal yang positif bagi pasar, seiring IHSG yang menguat 1,17 persen ke level 8.748.

Untuk perdagangan Senin (5/1), ia memperkirakan IHSG bergerak menguat namun cenderung terbatas. Oktavianus memproyeksikan pergerakan indeks berada dalam rentang support di level 8.675 dan resistance di level 8.840.

Menurut dia, pergerakan pasar ke depan diperkirakan akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen. Pertama, kekhawatiran pasar terhadap meningkatnya eskalasi serangan AS ke Venezuela, khususnya setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Sentimen ini berpotensi berdampak negatif melalui guncangan geopolitik serta memengaruhi pergerakan komoditas energi global.

Kedua, adanya realokasi portofolio di awal tahun, di mana investor cenderung melirik saham-saham yang sensitif terhadap perubahan suku bunga serta memiliki kinerja keuangan yang solid. Kondisi ini juga sejalan dengan proses rebalancing aset overweight (OW) untuk periode 2025.

Ketiga, pasar masih menantikan rilis data inflasi Indonesia periode Desember 2025, yang diperkirakan melambat menjadi 2,5 persen secara tahunan (year on year/yoy) dari 2,72 persen yoy pada bulan sebelumnya.

Kekhawatiran muncul terkait tekanan daya beli, mengingat jika inflasi bulanan hanya tumbuh 0,2 persen secara bulanan, maka angka tersebut akan menjadi pertumbuhan terendah dalam lima tahun terakhir.

"Kami melihat transaksi pada hari pertama 2026 mencapai Rp22,3 triliun dengan inflow asing sebesar Rp1,14 triliun, sehingga menjadi permulaan yang positif bagi pasar," ujar Oktavianus kepada CNNIndonesia.com, Minggu (4/1).

Berdasarkan analisis teknikal, Oktavianus pun merekomendasikan beberapa saham yang bisa dikoleksi. Pertama, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk atau BRMS yang ditutup menguat 7,27 persen ke posisi 1.180 pada pekan lalu. Oktavianus memproyeksi BRMS dapat menyentuh level 1.290 pada pekan ini.


Kedua, saham PT Merdeka Battery Materials Tbk atau MBMA yang ditutup menguat 8,77 persen ke posisi 620 pekan lalu. Oktavianus memproyeksi MBMA dapat menyentuh level 705 pada pekan ini.

Senada, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat dalam sepekan ke depan, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meski pergerakannya diperkirakan terbatas. Ia memproyeksikan indeks bergerak di area support 8.632 dan resistance 8.822.

Pergerakan pasar dalam sepekan ke depan juga diperkirakan dipengaruhi oleh sentimen global, terutama memanasnya tensi geopolitik antara AS dan Venezuela. Menurut Herditya, kondisi ini berpotensi memengaruhi pergerakan harga komoditas minyak mentah dan emas dunia.

"IHSG masih berpeluang menguat meski pergerakannya cenderung terbatas," ujar Herditya.

Ia pun menyarankan investor dapat mencermati beberapa saham dari emiten ia rekomendasikan. Herditya merekomendasikan saham PT Archi Indonesia Tbk atau ARCI yang ditutup menguat 1,54 persen level 1.645 pada pekan lalu. Ia memproyeksi ARCI dapat menyentuh level 1.950 pada pekan ini.

Kemudian, Herditya pun merekomendasikan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO yang ditutup menguat 7,81 persen ke level 69 pada pekan lalu. Ia memproyeksi GOTO dapat menyentuh level 73 pada pekan ini.

Herditya juga merekomendasikan saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk atau CMRY yang ditutup di posisi 5.550 pada pekan lalu. Ia memproyeksi CMRY bisa menyentuh level 6.300 pada pekan ini.

[Gambas:Video CNN]

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(sfr)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial