Brimob Polda Aceh Jadi Tentara Bayaran Rusia Tergiur Imbalan Besar

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Brimob Polda Aceh Muhammad Rio desersi dan bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Komisaris Besar Joko Krisdiyanto mengatakan Rio diketahui bergabung dengan tentara Rusia setelah mengirim pesan WhatsApp kepada sejumlah anggota Polda Aceh, Rabu (7/1). Rio diduga mendapatkan imbalan bayaran yang besar sebagai tentara Rusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Isi pesan WhatsApp tersebut berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, serta menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah," kata Joko Krisdiyanto dalam keterangannya, Sabtu (17/1).

Provos Polda Aceh, sambungnya, sudah mencari Rio karena tak hadir dalam dinas. Namun, dua kali panggilan yang sudah dilayangkan tak digubris Rio.

Provos Brimob juga disebut telah melaporkan Rio ke Bidpropam Polda Aceh dan Brimob juga menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Akibatnya, Rio kini diberhentikan dengan tidak hormat.Dalam Sidang KKEP pada Kamis dan Jumat (8-9/1) lalu, Rio terbukti bersalah dan diputuskan dipecat.

"Putusan sidang berupa sanksi administratif Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)," kata Joko.

Rio sebelumnya juga telah memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri yakni kasus perselingkuhan hingga menikah siri.

Kasus tersebut diputus melalui Sidang KKEP pada 14 Mei 2025 dengan Nomor: PUT KKEP/12/V/2025/KKEPP. Salah satu isi putusan adalah sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob.

"Bripda Muhammad Rio ini pernah bermasalah karena melanggar kode etik profesi Polri. Putusannya berupa mutasi demosi selama dua tahun," ujar Joko.

Rio sendiri sudah tiga kali menjalani sidang KKEP; satu kali atas kasus perselingkuhan dan dua kali atas kasus disersi serta dugaan keterkaitan dengan tentara Rusia.

(fby/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial