Jakarta, CNN Indonesia --
Salah seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), sayap paramiliter semi-otonom dari Gerakan Pemuda Ansor, mengungkapkan akan ada 7 juta kader yang siap bergerak jika mantan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dikriminalisasi lewat kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan.
Pernyataan itu disampaikan saat Banser menggeruduk KantorKPK pada Kamis (12/3) sore, di manaYaqut masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Yaqut merupakan penasihat dari Banser.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuh juta kader siap bergerak jika Gus Yaqut dikriminalisasi oleh elite-elite zalim," kata salah seorang anggota Banser dari mobil komando di halaman Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3) sore.
Mereka menuntut Yaqut dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hari ini. Sebab, mereka meyakini Yaqut tak memperoleh keuntungan sepeser pun dari kuota haji tambahan yang diperoleh Indonesia untuk penyelenggaraan tahun 2024 lalu.
"Bila Gus Yaqut dikriminalisasi, mendidih darah kami!" serunya.
Mereka mulai tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.39 WIB. Mereka konvoi dengan sepeda motor, mobil dan lebih dari lima bus untuk merapat ke Kantor KPK.
"Kami di sini cuma menuntut pengadilan. Hari ini kita tunjukkan bahwa Ansor Banser punya jiwa korsa!" seru orator lainnya dari mobil komando.
Dalam aksinya, mereka turut menyingkirkan kawat besi yang sengaja dipasang. Mereka juga mengingatkan aparat kepolisian agar tidak menghalangi aksi tersebut.
"Kita tidak pernah bikin onar, tapi kalau ada yang menghalangi, kita terpaksa singkirkan. Kita sama-sama aparat," tandasnya.
Hingga berita ini ditulis, tak banyak aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.
(ryn/wis)

2 hours ago
1























