CNN Indonesia
Senin, 05 Jan 2026 06:41 WIB
Lionel Messi saat membela Timnas Argentina, beberapa waktu lalu. (Getty Images via AFP/BUDA MENDES)
Jakarta, CNN Indonesia --
Argentina memperkenalkan regulasi baru yang dikenal dengan sebutan aturan "Larangan Messi". Kebijakan ini dibuat untuk membatasi kepergian pemain muda potensial ke Eropa sebelum mereka terikat kontrak profesional dengan klub lokal.
Dengan aturan "Larangan Messi" ini, Argentina berharap sistem pembinaan pemain muda bisa lebih adil dan memberikan manfaat yang sepadan bagi klub-klub lokal yang selama ini menjadi fondasi sepak bola negeri Tango.
Aturan tersebut muncul dari keinginan federasi sepak bola Argentina agar kisah Lionel Messi tidak kembali terulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Messi hijrah ke Eropa dalam usia sangat muda. Barcelona memboyongnya ke Spanyol ketika ia belum memiliki kontrak profesional di Argentina.
Messi kemudian berkembang menjadi megabintang dunia, tetapi klub yang membinanya sejak awal tidak memperoleh keuntungan apa pun.
Mengutip laporan Sport Bible, regulasi ini bertujuan melindungi klub-klub Argentina yang selama ini berperan besar dalam pembinaan pemain muda, namun sering kali dirugikan oleh aktivitas para pencari bakat.
Sebab banyak pemandu bakat mendekati talenta muda Argentina sebelum mereka memasuki usia profesional, sehingga para pemain itu bisa hengkang tanpa ikatan resmi dengan klub asal.
Sebagai konsekuensi, Argentina menetapkan sanksi tegas bagi pemain muda yang memaksakan diri pindah ke Eropa tanpa kontrak profesional di klub Argentina berupa larangan mendapatkan panggilan ke tim nasional.
"Argentina akan berhenti memanggil pemain mana pun yang pindah ke Eropa tanpa terlebih dahulu menandatangani kontrak profesional di Argentina ke tim nasional juniornya," tulis Rising Ballers.
Kebijakan ini juga menyoroti praktik transfer bebas yang dinilai merugikan klub pembina.
"Pemain yang pergi dengan status bebas transfer tidak akan dipanggil ke tim nasional karena patria potestad [kekuasaan orang tua] yang melindungi kepentingan klub-klub pengembang pemain muda."
Direktur tim junior Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Javier Méndez Cartier, menegaskan bahwa aturan ini tidak hanya untuk melindungi klub, tetapi juga mencegah eksploitasi terhadap pemain muda.
"Berdasarkan keputusan Presiden dan Komite Eksekutifnya, administrasi AFA ini selalu berupaya membela kepentingan klub-klub yang mengembangkan pemain."
Ia menambahkan, setiap pihak yang memilih mengabaikan aturan tersebut dengan memanfaatkan hak orang tua untuk pindah ke luar negeri harus siap menerima konsekuensinya.
"Siapapun yang tidak memahami hal ini dan memilih untuk menggunakan hak orang tua untuk beremigrasi tidak akan dipanggil ke tim nasional junior mana pun," ucap Mendez.
(rhr)

14 hours ago
2





























