Warga Israel Turun ke Jalan Bela Gaza dan Kecam Perang

3 months ago 29

Israeli left wing protestors take part in a protest to show solidarity with Gaza and against the Israeli occupation in the West Bank, in Tel Aviv, Israel, August 3, 2025. REUTERS/Shir Torem

Pengunjuk rasa sayap kiri Israel menggelar aksi solidaritas untuk Gaza dan menentang pendudukan Israel di Tepi Barat, di Tel Aviv, Israel, Minggu (3/8/2025). Aksi ini mencerminkan penolakan sebagian warga Israel terhadap kebijakan pemerintahnya dalam konflik dengan Palestina. (REUTERS/Shir Torem)

Israeli left wing protestors take part in a protest to show solidarity with Gaza and against the Israeli occupation in the West Bank, in Tel Aviv, Israel, August 3, 2025. REUTERS/Shir Torem

Demonstran membawa spanduk dan simbol-simbol keadilan, sekaligus menyerukan penghentian perang di Gaza serta penghentian tindakan pendudukan di wilayah Palestina. Protes ini mencerminkan divergensi pandangan dalam masyarakat Israel antara kelompok pro dan kontra kebijakan pemerintah. (REUTERS/Shir Torem)

Israeli left wing protestors take part in a protest to show solidarity with Gaza and against the Israeli occupation in the West Bank, in Tel Aviv, Israel, August 3, 2025. REUTERS/Shir Torem

Keterlibatan kelompok kiri Israel bukanlah kejadian tunggal — gerakan seperti “Es la hora” di Tel Aviv mendapat dukungan lebih dari 60 organisasi pro-perdamaian. Mereka menekankan perlunya rekonsiliasi dan kesadaran akan penderitaan warga sipil di Gaza, sekaligus mengutuk apa yang mereka lihat sebagai kebijakan genosida. (REUTERS/Shir Torem)

Israeli left wing protestors take part in a protest to show solidarity with Gaza and against the Israeli occupation in the West Bank, in Tel Aviv, Israel, August 3, 2025. REUTERS/Shir Torem

Situasi di lapangan tidak selalu damai. Dalam beberapa kasus, kelompok ultranasionalis mengecam demonstran sebagai ‘pengkhianat’, dan ketegangan sempat merebak hingga sempat bentrokan di lokasi preludi aksi. (REUTERS/Shir Torem)

Israeli left wing protestors take part in a protest to show solidarity with Gaza and against the Israeli occupation in the West Bank, in Tel Aviv, Israel, August 3, 2025. REUTERS/Shir Torem

Latar belakang protes ini juga dipicu oleh penggambaran publik atas para tahanan Israel di Gaza. Video dua sandera yang terlihat kurus kering mendapat sorotan luas dan memicu amarah publik, mendorong ribuan warga turun ke jalan menuntut negosiasi serius untuk pembebasan para tahanan itu. (REUTERS/Shir Torem)

Israeli left wing protestors take part in a protest to show solidarity with Gaza and against the Israeli occupation in the West Bank, in Tel Aviv, Israel, August 3, 2025. REUTERS/Shir Torem

Korps mantan pejabat keamanan Israel, yang berjumlah lebih dari 600 tokoh termasuk eks-mossad dan pejabat militer, menekankan bahwa perang tidak bisa terus dilanjutkan terutama karena upaya militer telah mencapai batasnya. Mereka menyerukan Presiden Amerika Serikat untuk memanfaatkan pengaruh diplomatiknya demi penghentian konflik dan pembebasan semua sandera. (REUTERS/Shir Torem)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial