Jakarta, CNN Indonesia --
Pomdam II/Sriwijaya menangkap terduga pelaku peristiwa penembakan sesama personel militer di Palembang, Sumatra Selatan.
Peristiwa itu merenggut nyawa Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, Ta Denkesyah Palembang Kesdam II/Swj. Sementara terduga pelaku adalah Sertu MRR dan warga sipil berinisial DS yang diduga menyembunyikan barang bukti Senpi.
"Untuk tersangka Sertu MRR berhasil diamankan saat yang bersangkutan berada di area parkir RS Bhayangkara. Pelaku beserta para saksi saat ini masih diamankan di Madenpom II/4 dalam keadaan aman untuk pemeriksaan lebih lanjut, kata Kadispen TNI AD Brigjen Donny Pramono dalam keterangannya, Minggu (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menjelaskan Denpom II/4 Palembang segera melakukan olah TKP, memeriksa 21 saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk autopsi.
Donny menyampaikan hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri yang mengakibatkan pendarahan berat.
"Untuk senpi rakitan jenis korek api yang digunakan ditemukan di rumah saudara DS, alamat Kelurahan Srimulya, Sematang Borang pada Sabtu malam pukul 20.15 WIB," ucap dia.
Ia juga menyebut Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam menangani kasus secara mendalam sampai tuntas. Berkas perkara MRR sesegera mungkin dilimpahkan ke Otmil I-05 Plg dan perkara DS akan segera dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.
"Dapat kami informasikan, untuk upacara pemakaman militer almarhum Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan Sabtu sore pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang dalam keadaan khidmat," ujar dia.
Donny menjelaskan peristiwa itu bermula saat kedua pihak berada di lokasi hiburan malam. Sekitar pukul 02.30 WIB terjadi cekcok antara Pratu BI dan Sertu MRR terkait masalah pribadi hingga berujung perkelahian.
Setelahnya, MRR disebut terpojok dan diduga mengeluarkan senjata api rakitan hingga melepaskan tembakan yang mengenai Pratu Ferischal. Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang, namun dinyatakan meninggal dunia pukul 03.45 WIB.
(mnf/isn)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
2




























