Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia menyatakan pada Senin (23/3) memantau soal pernyataan terbaru terkait situasi di Iran yang disebut 'kontradiktif'.

"Ada banyak pernyataan berbeda hari ini, termasuk beberapa yang kontradiktif. Kami terus memantau situasi dengan cermat dan berharap situasi akan segera kembali ke jalur damai," kata juru bicara Rusia Dmitry Peskov, dikutip Reuters dari kantor berita negara TASS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya pada Senin (23/3) mengatakan telah terjadi pembicaraan dengan Iran selama sehari terakhir.

Kedua pihak dikatakan memiliki "poin-poin kesepakatan utama", dan mengatakan bahwa kesepakatan dapat segera tercapai untuk mengakhiri konflik tersebut.

Trump juga memutuskan menunda serangan militer ke infrastruktur energi Iran selama lima hari setelah pembicaraan dengan Iran dikatakan 'sangat baik dan produktif'.

Pernyataan ini muncul sebelum tenggat ultimatum 48 jam yang dikeluarkan Trump sebelumnya berakhir. Pada Minggu (22/3) dia mengancam bakal menghancurkan infrastruktur energi termasuk listrik Iran jika Selat Hormuz tak dibuka.

Iran telah merespons balik ancaman itu dengan mengatakan bakal menyerang semua infrastruktur AS di Timur Tengah bila hal itu terjadi.

Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataannya yang dimuat Mehr membantah telah terjadi pembicaraan dengan Trump.

"Pernyataan Presiden AS berada dalam kerangka upaya untuk menurunkan harga energi dan mengulur waktu untuk melaksanakan rencana militernya," kata Kemlu Iran dalam pengumumannya, diberitakan Mehr, Senin (23/3).

"Ada inisiatif dari negara-negara regional untuk meredakan ketegangan, dan tanggapan kami terhadap semuanya jelas: Kami bukanlah pihak yang memulai perang ini, dan semua permintaan ini harus dirujuk ke Washington," katanya lagi.

(fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial