Rupiah Pagi Rp16.876 per Dolar AS Pasca Trump Sebut Perang Bakal Usai

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.876 per dolar AS pada Selasa (10/3) pagi. Mata uang Garuda menguat 73 poin atau 0,43 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,03 persen, baht Thailand melemah 0,03 persen, yuan China menguat 0,34 persen, peso Filipina menguat 0,49 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,29 persen.

Dolar Singapura menguat 0,01 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, mata uang utama negara maju mayoritas berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,3 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dan franc Swiss menguat 0,03 persen.

Kemudian, dolar Australia juga melemah 0,06 persen, dan dolar Kanada melemah 0,07 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah menguat terhadap dolar AS. Ini didukung kondisi mata uang Paman Sam yang tengah terkoreksi seiring membaiknya sentimen pasar karena meredanya harga minyak dunia. 

Di mana, Pasar berharap perang dapat segera berakhir menyusul pernyataan Presiden Amerika  Serikat (AS) Donald Trump.

"Trump mempertimbangkan untuk mengambil alih pengamanan Selat Hormuz guna menjaga kelancaran jalur pasokan energi global dan melonggarkan sanksi minyak pada Rusia," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (10/3).

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.800 per dolar AS - Rp16.950 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial