Rupiah Bangkit Tipis ke Rp17.514 Meski Dibayangi Pengumuman MSCI

13 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.514 per dolar AS pada perdagangan Rabu (13/5) pagi. Mata uang Garuda menguat 14 poin atau 0,08 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yuan China naik 0,06 persen, ringgit Malaysia terapresiasi 0,13 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,01 persen.

Sementara itu, peso Filipina melemah 0,04 persen, yen Jepang turun 0,01 persen, serta won Korea Selatan terdepresiasi 0,26 persen terhadap dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, mata uang utama negara maju kompak menguat terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,20 persen, poundsterling Inggris menguat 0,30 persen, dolar Australia naik 0,01 persen, dolar Kanada terapresiasi 0,06 persen, serta franc Swiss menguat 0,06 persen.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah masih berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS setelah rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan pasar.

"Rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah data inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Selain itu, sentimen negatif juga datang dari hasil rebalancing indeks MSCI Mei 2026 yang dinilai lebih buruk dari ekspektasi pasar.

"Hal lain yang memberatkan rupiah adalah jumlah perusahaan yang didepak dari indeks MSCI pada rebalancing Mei 2026 jauh lebih banyak dari perkiraan awal pelaku pasar dan otoritas," katanya.

Menurut Lukman, kenaikan harga minyak mentah dunia yang masih berlangsung turut menjadi tekanan tambahan bagi rupiah.

"Harga minyak mentah dunia yang masih terus naik ikut membebani rupiah," ujarnya.

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.450 hingga Rp17.600 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

[Gambas:Video CNN]

(lau/pta)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial