CNN Indonesia
Kamis, 12 Feb 2026 17:00 WIB
Ressa Rizky Rossano mengatakan masih kagok memanggil Denada Tambunan sebagai ibunya walau belum juga diberi waktu bertemu langsung. (Eka Rimawati/detikJatim)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ressa Rizky Rossano mengatakan dirinya masih kagok untuk memanggil Denada Tambunan sebagai ibunya, meskipun akhirnya diakui oleh penyanyi 47 tahun tersebut.
Hingga saat ini pun, Ressa mengaku dirinya belum bertemu dengan Denada setelah pengakuan terbuka di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ressa sampai sekarang masih manggil 'Mbak'. Ya iya balik lagi canggung, canggung. Terus kan kan belum ketemu langsung, kalau ketemu langsung kan beda," kata Ressa seperti diberitakan detikHot pada Kamis (12/2).
"Sangat ingin sangat ingin (bertemu langsung dengan Denada)," lanjutnya.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, mengatakan kecanggungan antara kliennya dengan Denada semakin terasa dalam komunikasi yang terjadi di antara mereka lewat pesan singkat.
Ronald mengatakan Denada memberikan kebebasan kepada Ressa untuk memanggilnya dengan sebutan apa saja yang nyaman bagi pria 24 tahun itu. Namun itu dinilai bikin ada jarak antara Denada dengan Ressa.
"Dia bingung juga sekarang ini harus manggil 'Ibu' kah manggil 'Mbak' kah, soalnya di dalam chatan itu Denada sudah bilang 'Ya terserah nanti nyamannya mau panggil apa', itu pun aneh kan rasanya kan," ujar Ronald.
"Jadi di situ saya baca ada kecanggungan bagi dia sebetulnya untuk untuk memulai lagi komunikasi yang yang agak sedikit intens dari anaknya ke ibundanya," ucap Ronald.
Meski Ressa ingin sekali bertemu dengan Denada dan saat ini berada di Jakarta, Ronald mengatakan pihaknya tidak akan mendatangi kediaman Denada terlebih dahulu.
Keputusan tersebut didasari oleh pengalaman pahit di masa lalu saat Ressa dan keluarga asuhnya mencoba menjalin silaturahim dengan pihak Denada tetapi tidak mendapatkan sambutan hangat.
"Takutnya nanti kita enggak dibukakan pintu lagi gitu lo. Coba nanti yang bisa mencerna, kira-kira rasanya gimana perasaannya kalau kita datang dan dibukakan pintu cuma 15 sentimeter," kata Ronald.
Sementara itu, Ressa juga berharap Denada benar-benar tulus untuk memperbaiki hubungan mereka. Selain itu, pertemuan mereka juga mesti melibatkan orang tua asuh yang selama ini merawat Ressa.
"Bagaimanapun itu papa sama mama Ressa," kata Ressa.
Denada sebelumnya digugat oleh Ressa, pria 24 tahun asal Banyuwangi yang mengaku sebagai anaknya dan telah ditelantarkan sejak pria itu masih anak-anak.
Ronald Armada selaku kuasa hukum Ressa Rizky mengungkapkan kliennya terpantik ketika Ratih yang selama ini merawatnya sejak bayi didatangi polisi dan disomasi adik Denada, Muhammad, karena urusan mobil.
Pihak Ressa pun menyatakan sudah mencoba menyelesaikannya secara kekeluargaan dan mediasi. Namun, pihak Denada disebut tidak menunjukkan iktikad baik. Sehingga, mereka mengajukan gugatan hukum.
Awalnya, gugatan itu senilai Rp7 miliar. Angka itu didapat dari perhitungan biaya pengasuhan sejak bayi hingga saat ini, termasuk kebutuhan hidup, pendidikan, dan kesehatan.
(end)

2 hours ago
1


























