PSG vs Arsenal: Megaduel Eropa di Malam Minggu Penuh Cinta

6 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) versus Arsenal akan menjadi megaduel perebutan status pemilik malam minggu Eropa.

PSG menyandang predikat juara bertahan setelah menyabet trofi Si Kuping Besar musim lalu. Namun The Gunners datang dengan segudang peluru demi mahkota Eropa pertama mereka.

Arsenal memang belum pernah merengkuh takhta raja Eropa. Prestasi tertinggi tim asuhan Mikel Arteta dalam pentas kontinental ini hanya mentok di partai puncak atau final. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trauma final 2005/2006 kala dijungkalkan Barcelona masih membekas. Begitu pun kekalahan adu penalti lawan Galatasaray di final UEFA Cup 1999/2000. Dua luka tersebut hingga kini belum terbayar.

Pada sisi lain, PSG sempat terseok-seok pada babak awal musim ini. Armada Luis Enrique hanya finis di posisi ke-11 babak grup, sehingga memaksa mereka melewati jalur play-off demi lolos ke 16 besar.

PSG lantas gemilang pada fase gugur. Menumpas AS Monaco di playoff, membantai Chelsea di 16 besar, melibas Liverpool di perempat final, hingga menjungkalkan Bayern Munich di semifinal.

Semua itu jadi bukti nyata bahwa ketajaman Ousmane Dembele dan kawan-kawan belum pudar. Les Parisiens seakan menegaskan dominasi musim lalu tak hilang begitu saja musim ini.

Roller coster PSG tercipta karena badai cedera. Sederet bintang menepi bergantian. Ousmane Dembele, Achraf Hakimi, Nuno Mendes, William Pacho, hingga Warren Zaire-Emery. 

Dari sinilah peran Luis Enrique patut diacungi jempol. Juru latih asal Spanyol itu berhasil meramu taktik tanpa pemain kaliber, namun tetap menjaga tim tetap relevan dan berdaya saing tinggi.

Hasilnya pun tak main-main. PSG kembali menjadi kampiun Liga Prancis untuk kelima kalinya secara beruntun. Ini sekaligus jadi tahun ketiga berturut-turut PSG juara di bawah magis Enrique.

Menjelang laga final di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) yang akan kick off mulai pukul 23.00 WIB, bayang-bayang cedera masih menghantui. Hakimi dan Dembele diragukan tampil.

Satu faktor lainnya, para pemain yang masuk skuad negaranya untuk Piala Dunia 2026 akan tampil hati-hati. Pemain tentu tak ingin cedera dan melewatkan pesta akbar empat tahunan itu.

Dari sini, kejeniusan Enrique kembali diuji. Bisakah PSG tetap tampil habis-habisan, sekaligus memperhatikan risiko cedera para pemainnya jelang turnamen paling bergengsi di dunia?

Baca lanjutan analisis di halaman berikutnya >>> 

[Gambas:Video CNN]

Add as a preferred
source on Google

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial