Jakarta, CNN Indonesia --
Oman melaporkan salah satu tanki bahan bakar di Pelabuhan Salalah diserang drone pada Rabu (11/3).
Serangan ini berlangsung kala Iran masih melancarkan serangan balasan ke Israel serta pangkalan militer dan aset Amerika Serikat lainnya di Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan kantor berita negara Oman News Agency, petugas pertahanan sipil tengah berupaya memadamkan kebakaran di pelabuhan tersebut.
Media itu menuturkan proses penanganan kebakaran tersebut "mungkin memakan waktu", tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Dikutip Reuters, kebakaran terjadi setelah televisi pemerintah Oman TV melaporkan sejumlah drone menyerang tangki bahan bakar di pelabuhan tersebut.
Mengutip seorang pejabat Kementerian Energi Oman, kantor berita negara itu menyebut serangan tersebut tidak mengganggu pasokan minyak maupun produk turunan minyak di negara tersebut.
Perusahaan keamanan maritim asal Inggris, Ambrey, juga menyatakan fasilitas penyimpanan minyak di pelabuhan Oman itu menjadi sasaran serangan pada Rabu. Namun, Ambrey menambahkan tidak ada laporan kerusakan pada kapal dagang.
Sementara itu, perusahaan pelayaran global Maersk mengatakan seluruh operasi di Pelabuhan Salalah dihentikan sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Belum ada kejelasan soal dari mana drone tersebut berasal. Presiden Iran Masoud Pezeshkian langsung melakukan sambungan telepon dengan Sultan Oman Haitham bin Tariq terkait hal ini
Pezeshkian menyatakan bahwa insiden di Pelabuhan Salalah akan diselidiki, menurut laporan media Iran.
Dalam keterangan resmi percakapan kedua pemimpin yang dirilis Oman News Agency, Sultan Haitham juga menyampaikan ketidakpuasan serta mengecam serangan terhadap Oman, meski tidak secara langsung merujuk pada serangan di pelabuhan tersebut.
Insiden ini berlangsung kala Pezeshkian sudah meminta maaf kepada negara-negara Arab tetangga Iran karena terseret perangnya dengan Amerika Serikat-Israel.
Pezeshkian bahkan menjamin Iran tak akan menyerang negara-negara di Timur Tengah lagi kecuali menghadapi ancaman dan serangan yang berasal dari negara-negara tersebut.
(rds)

2 hours ago
2



























