Jakarta, CNN Indonesia --
Chelsea belum mampu keluar dari periode buruk mendekati akhir musim ini bersama pelatih Liam Rosenior.
The Blues baru saja menelan kekalahan memalukan 0-3 dari Brighton & Hove Albion di Liga Inggris, Rabu (22/4) dini hari WIB. Chelsea benar-benar dibuat tidak berkutik oleh Brighton.
Hasil negatif itu membuat Chelsea menelan lima kekalahan beruntun di Liga Inggris. Parahnya di lima laga itu, tim asuhan Liam Rosenior tidak sekalipun bisa mencetak gol ke gawang lawan dan kebobolan 11 gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Liga Champions, Chelsea juga sudah tersingkir di babak 16 besar. Chelsea kalah dengan agregat mencolok 2-8 dari Paris Saint-Germain.
Chelsea saat ini menempati posisi ketujuh klasemen dengan 48 poin. Tim London Barat kian sulit untuk bisa tampil di Liga Champions karena berjarak tujuh poin dari Liverpool yang menempati posisi kelima atau batas akhir zona Liga Champions.
Menurunnya penampilan Chelsea jadi bukti kesalahan manajemen mendepak Enzo Maresca. Pelatih asal Italia itu dipecat karena hubungan yang tidak harmonis dengan petinggi klub.
Padahal penampilan Chelsea saat diracik Maresca tak buruk-buruk amat. Memang tim yang bermarkas di Stamford Bridge itu hanya dua kali menang dari delapan laga, tetapi dari permainan Chelsea belum sampai tahap mengkhawatirkan seperti saat ini.
Belakangan penampilan Cole Palmer ikut mengalami penurunan drastis. Bintang Chelsea itu kesulitan memberikan dampak dalam permainan tim yang diracik Rosenior.
Di musim ini, Palmer baru mencetak 10 gol dan memberikan tiga assist dari 28 pertandingan di semua ajang. Ini kontras dengan musim lalu di mana Palmer menjaringkan 18 gol dan 14 assist dari 52 pertandingan.
Torehan prestasi Maresca sejatinya cukup mengkilap. Ia berhasil membawa Chelsea juara Conference League dan juara Piala Dunia Antarklub.
(jal/rhr/jal)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
3
























