Meta Rilis Incognito Chat di WhatsApp, Obrolan dengan AI Makin Privat

4 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Meta merilis fitur Incognito Chat di WhatsApp untuk Meta AI, yang diklaim memberi keamanan dan privasi lebih untuk pengguna ketika berinteraksi dengan chatbot tersebut.

"Hari ini kami mengumumkan fitur Incognito Chat dengan Meta AI, yang merupakan cara baru untuk melakukan percakapan yang sepenuhnya privat dengan AI," kata Alice Newton-Rex, VP & Head of Product WhatsApp dalam sesi pre-briefing secara daring, Selasa (12/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Incognito Chat dibangun di atas teknologi pemrosesan privat Meta. Fitur ini memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan Meta AI tanpa diketahui oleh orang lain.

Alice mengatakan platform AI lain telah lebih dulu memperkenalkan mode sejenis incognito, tetapi ia menuding platform-platform tersebut tetap bisa melihat pertanyaan dan jawaban yang dikirimkan.

Sementara itu, Incognito Chat dengan Meta AI disebut benar-benar bersifat pribadi.

"Tidak ada yang bisa membaca percakapan Anda, bahkan kami pun tidak," katanya.

Ia menjelaskan pesan obrolan incognito akan diproses dalam lingkungan yang aman, dan percakapan tersebut akan hilang begitu pengguna keluar dari obrolan di perangkat maupun di sistem pemrosesan pribadi.

Meta menggunakan beberapa lapisan teknologi privasi dan keamanan mutakhir. Dengan demikian, pesan ke AI dienkripsi antara pengguna dan Meta AI, sehingga Meta dan pihak lain tidak dapat mengaksesnya.

"AI memproses permintaan secara pribadi di dalam mesin virtual rahasia, sebuah VM, dengan cara yang membuat kami tidak mungkin melihat apa yang ada di dalamnya atau mengetahui dari pengguna mana permintaan itu berasal dan ke mesin mana," terangnya.

Kemudian, respons AI dikirimkan kembali ke perangkat pengguna dalam bentuk terenkripsi menggunakan kunci sementara yang hanya dapat diakses oleh perangkat tersebut dan VM yang ditetapkan secara acak. AI tidak menyimpan akses ke permintaan atau respons tersebut setelah sesi selesai.

Alice menyebut sistem chat ini dirancang dengan jaminan transparansi yang dapat ditegakkan dan diverifikasi oleh komunitas keamanan independen.

Pengguna disebut bisa bebas berpindah antara Meta AI reguler dan mode incognito. Namun, obrolan dalam mode incognito tidak akan membawa riwayat pembicaraan yang telah dibahas dengan Meta AI reguler ataupun sebaliknya.

"Jadi, anggap saja mode incognito sebagai tempat ketika Anda menginginkan percakapan pribadi, percakapan tersebut akan dipisahkan sepenuhnya dari percakapan lain dan akan langsung hilang begitu Anda selesai mengobrol," kata Alice.

Fitur Incognito Chat dengan Meta AI akan diluncurkan di WhatsApp dan aplikasi Meta AI dalam beberapa bulan mendatang. Selain itu, dalam beberapa bulan ke depan, WhatsApp juga akan memperkenalkan Obrolan Sampingan atau Side Chat yang dilindungi oleh Pemrosesan Privat.

Obrolan sampingan dengan meta AI akan memberi pengguna bantuan pribadi dalam obrolan dengan konteks pembahasan yang sedang berlangsung tanpa mengganggu alur obrolan utama.

(lom/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial