Menpora Erick Sebut Pelecehan Seksual Atlet Perbuatan Jahanam

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut pelecehan seksual yang diduga dilakukan terhadap atlet-atlet cabang olahraga panjat tebing maupun cabang kickboxing mencerminkan perbuatan jahanam.

Erick menilai, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pelatih di cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing, seharusnya tidak muncul dalam olahraga.

"Atlet itu sudah berkorban, tidak hanya sekolah, latihan, meninggalkan orang tua, tapi kok dizalimi dan ini sebuah hal-hal yang jahanam," kata Erick Thohir dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak awal menerima laporan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Menpora tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, meskipun federasi terkait, secara internal, telah menjatuhkan sanksi terhadap terduga pelaku.

Namun, Erick menegaskan pemerintah mendorong agar kasus dugaan pelecehan seksual, baik yang terjadi di cabang panjat tebing maupun yang terbaru di kickboxing, dapat diproses secara hukum agar memberikan kepastian dan keadilan bagi semua pihak.

Menpora menginginkan kasus pelecehan seksual tidak terulang lagi dalam dunia olahraga Indonesia. Dia meminta kesepakatan bersama dari seluruh federasi olahraga untuk memperkuat sistem perlindungan atlet, seperti melalui Program Safeguarding yang telah dijalankan KOI.

"Kami sebagai pemerintah tentu mendukung segala bentuk upaya perlindungan terhadap atlet yang memang harus dilakukan," ujarnya.

Lebih lanjut, Menpora menyambut baik keberanian para atlet yang melaporkan dugaan pelecehan seksual maupun kekerasan fisik yang mereka alami. Dia menilai langkah tersebut merupakan bagian dari proses introspeksi dan pembenahan yang memang perlu dilakukan dalam sistem pembinaan di setiap federasi.

"Artinya pembenahan sistem pelatnas dan juga proses latihan di masing-masing cabang olahraga harus benar-benar bersih dari tindakan pelecehan seksual maupun kekerasan," katanya.

Menpora menilai kasus-kasus semacam itu kemungkinan sudah lama terjadi, tetapi kerap ditutup-tutupi demi menjaga nama baik federasi. Karenanya Menpora mengapresiasi langkah Ketua Umum FPTI Yenny Wahid yang terbuka menyampaikan dan melaporkan kasus tersebut kepadanya.

"Karena itu kita, (Kemenpora maupun seluruh federasi olahraga), harus benar-benar memastikan bahwa sistem pembinaan atlet berjalan secara clean and clear (dari praktik pelecehan seksual maupun kekerasan fisik))," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/nva)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial