Menhan Sebut Misi TNI di Gaza Masih Tunggu Arahan Presiden Trump

1 hour ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan Jenderal (purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa misi TNI dalam Board of Peace (BoP) saat ini masih menunggu arahan Presiden AS Donald Trump yang belum mengambil keputusan untuk memulai misi dan operasinya di Gaza, Palestina.

Sjafrie mengungkapkan, buntut peran AS-Isael dengan Iran, misi BoP saat ini belum resmi dijalankan alias left behind. Menurut Sjafrie, sejumlah anggota BoP, termasuk Indonesia masih menunggu keputusan Trump dan AS selaku inisiator.

"Dinamika yang sekarang timbul karena masih terjadinya intensitas konflik antara Amerika dan Iran yang sangat tinggi sehingga BoP cenderung left behind," kata Sjafrie dalam rapat kerja di Komisi I DPR, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walaupun kita di Indonesia Panglima TNI sudah menyiapkan brigade-brigade komposit untuk geostrategi dan geopolitik, dan inisiatif Presiden AS belum mendapatkan sesuatu arahan implementasi maka sampai saat ini ISF kita masih standby," imbuhnya.

Dalam paparannya, Sjafrie menjelaskan bahwa sejak awal BoP adalah inisiatif AS untuk menekan eskalasi di Gaza akibat konflik Palestina dengan Israel. Sebab, konflik tersebut telah menelan korban lebih dari 80 ribu jiwa.

"Dan inilah upaya yang di lakukan oleh Presiden AS untuk melakukan bagaimana kita melakukan upaya penyelamatan terhadap kemanusiaan dan politik di Gaza," katanya.

Sementara, kata Sjafrie, meski keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BoP belakangan mendapat pujian dari Trump, pemerintah memberikan syarat agar eksistensi Hamaz tetap dijaga. Syarat itu disetujui beberapa negara lain dalam BoP seperti Qatar, UEA, hingga Mesir.

Belakangan, lanjut Sjafrie, AS pun membentuk International Stabilization Force atau Pasukan Stabilisasi Internasional sebagai proksi militer BoP di Gaza. Namun, ISF sejak awal diberi tugas untuk memastikan tak ada lagi korban masyarakat sipil.

"Jangan sampai terjadi kegiatan kegiatan yang bersifat kekuatan fisik yang bisa menimbulkan korban terhadap rakyat di Gaza," katanya.

(thr/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial