Lari Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Kamis, 04 Jun 2026 06:00 WIB

Lari pagi dan sore punya keunggulan yang berbeda. Ilustrasi. Lari pagi dan sore punya keunggulan yang berbeda. (iStockphoto/Pavel1964)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Lari bisa dilakukan kapan saja, baik pagi sebelum memulai aktivitas maupun sore setelah pekerjaan selesai. Keduanya sama-sama bermanfaat, tetapi punya keunggulan yang berbeda.

Perbedaan manfaat lari pagi dan lari sore umumnya berkaitan dengan ritme sirkadian tubuh, suhu tubuh, hormon, metabolisme, hingga tujuan olahraga masing-masing orang. Berikut ini adalah perbedaan manfaat lari pagi dan lari sore yang dikutip dari berbagai sumber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manfaat lari pagi

Ada beberapa manfaat lari pagi yang bisa kamu dapatkan. Apa saja?

1. Lebih mudah jadi kebiasaan

Lari pagi sering lebih mudah dijadikan rutinitas karena dilakukan sebelum aktivitas harian dimulai. Pada pagi hari, risiko olahraga batal karena pekerjaan, rapat, atau agenda mendadak biasanya lebih kecil.

2. Bisa membantu kualitas tidur

Olahraga pagi dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Apalagi jika dilakukan di luar ruangan dan terkena cahaya matahari, tubuh bisa lebih mudah membedakan waktu aktif dan waktu istirahat.

3. Berpotensi membantu pembakaran lemak

Lari pagi, terutama sebelum sarapan, sering dikaitkan dengan pembakaran lemak yang lebih tinggi. Menukil studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS One, olahraga sebelum sarapan ditemukan dapat meningkatkan oksidasi lemak selama 24 jam.

Dalam studi tersebut, pembakaran lemak tercatat sekitar 519±37 kilokalori per hari pada kelompok yang berolahraga sebelum sarapan, dibandingkan 400±41 kilokalori per hari pada kondisi tanpa olahraga.

4. Membantu mood dan fokus seharian

Saat berlari, tubuh melepaskan zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa nyaman, seperti endorfin. Karena itu, sebagian orang merasa lebih segar, fokus, dan punya energi lebih stabil setelah lari pagi.

Manfaat lari sore

Tapi, ada juga beberapa manfaat lari sore. Berikut di antaranya.

1. Performa tubuh biasanya lebih optimal

Lari sore punya keunggulan dari sisi performa. Saat sore hingga awal malam, suhu tubuh cenderung lebih tinggi dan otot sudah lebih siap karena tubuh telah bergerak sepanjang hari.

Mengutip dari Mayo Clinic, kemampuan olahraga pada sebagian orang dapat mencapai puncaknya pada sore hingga awal malam, termasuk dari sisi fungsi otot, kekuatan, dan daya tahan.

2. Cocok untuk latihan lebih intens

Sore hari tubuh sudah lebih siap, lari sore sering terasa lebih nyaman untuk latihan cepat atau intens, seperti tempo run, interval, atau latihan kecepatan.

Studi ilmiah dalam jurnal Scientific Reports menjelaskan, performa latihan intensitas tinggi dapat dipengaruhi waktu dalam sehari, termasuk suhu tubuh, hormon, suasana hati, dan sistem sirkadian otot.

3. Membantu melepas stres setelah kerja

Bagi pekerja, lari sore bisa menjadi cara untuk melepas ketegangan setelah seharian beraktivitas. Aktivitas fisik membantu pikiran lebih jernih sekaligus memberi jeda sebelum masuk ke waktu istirahat malam.

4. Efisiensi energi bisa lebih baik

Tubuh dapat bekerja lebih efisien saat olahraga dilakukan pada sore atau malam hari. Hal ini bisa menjelaskan alasan sebagian orang merasa lari sore lebih ringan meski jarak dan intensitasnya sama.

Jadi jawabannya tetap tergantung tujuan, jika ingin membangun kebiasaan memperbaiki pola tidur, atau menurunkan berat badan, lari pagi bisa menjadi pilihan yang lebih cocok.

Jika ingin mengejar performa, meningkatkan pace, atau melakukan latihan intens, lari sore bisa terasa lebih ideal karena tubuh biasanya berada dalam kondisi lebih siap.

Namun, hal terpenting tetaplah konsistensi. Waktu terbaik untuk lari bukan selalu pagi atau sore, melainkan waktu yang paling realistis dilakukan secara rutin dalam jangka panjang.

(anm/asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial