Kapal Kargo Diserang, Thailand Ngamuk Panggil Dubes Iran

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Thailand memanggil Duta Besar Iran untuk negara itu usai kapal kargo milik Bangkok terkena serangan proyektil pada Rabu (11/3).

CNN dan Bloomberg melaporkan pemerintah Negeri Gajah Putih meminta penjelasan dari Duta Besar Iran, Nassereddin Heidari, mengenai insiden di dekat Selat Hormuz tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bangkok menyatakan insiden itu "pelanggaran serius terhadap hukum internasional."

Rudal Iran menghantam kapal Mayuree Naree milik Thailand yang dioperasikan oleh Precious Shipping Plc. Pusat Pengendalian Lalu Lintas Maritim dan Kapal Angkatan Laut Thailand melaporkan serangan terjadi sekitar pukul 11.10 pagi waktu Thailand, usai kapal melintasi Selat Hormuz.

Dua proyektil saat itu menghantam permukaan air dan memicu ledakan di bagian buritan serta ruang mesin. Tiga awak yang berada di atas kapal hingga kini belum ditemukan.

Kapal Mayuree membawa total 23 kru asal Thailand. Dua puluh awak selamat setelah meninggalkan kapal dengan sekoci dan mendarat di Khasab, Oman.

Mayuree saat itu berlayar menuju pelabuhan Kandla di Gujarat, India, dari Pelabuhan Khalifa di Uni Emirat Arab (UEA). Unit angkatan laut Oman sedang berupaya membantu mencari awak yang masih hilang.

Dilansir dari Bangkok Post, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Mayuree. IRGC mengeklaim Mayuree dan sebuah kapal milik Israel mengabaikan peringatan dari pasukan angkatan laut Iran.

"Kapal Express Rome milik Israel, yang mengibarkan bendera Liberia, dan kapal kontainer Mayuree Naree, dihantam oleh proyektil Iran dan berhenti setelah mengabaikan peringatan dari pasukan angkatan laut IRGC," demikian pernyataan IRGC, seperti disiarkan kantor berita ISNA.

Komandan Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri menyatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa "setiap kapal yang bermaksud melintas harus mendapat izin dari Iran".

(blq/dna)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial