Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (10/3).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat IHSG saat ini masih berada dalam fase koreksi yang diperkirakan merupakan bagian dari wave [y] dalam struktur wave 4 atau wave (2) pada label merah.
Dalam kondisi ini, kata dia, indeks berpotensi melanjutkan pelemahan dengan area koreksi berikutnya di sekitar level 7.140.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, apabila terjadi penguatan, IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 7.391 hingga 7.421," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.071, 7.226 dan resistance 7.481, 7.712 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memproyeksikan indeks saham berpotensi mengalami rebound setelah menguji area support klaster 7.105-7.140 pada perdagangan kemarin dan membentuk pola candle hammer.
"Namun, level 7.765 akan menjadi penentu arah berikutnya, karena penembusan di atas level tersebut diperkirakan mengonfirmasi pembalikan tren," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.106, 6.900, dan 6.744 dan resistance 7.765, 8.098, dan 8.363 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni MBMA, MEDC, PGAS, PTBA, dan UNVR.
IHSG ditutup di level 7.337 pada perdagangan Senin (9/3) sore. Indeks saham melemah 248,31 poin atau minus 3,27 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp23,84 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 46,76 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 68 saham menguat, 708 terkoreksi, dan 41 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/sfr)

1 hour ago
1





















