Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) Tbk menyeimbangkan hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam lewat Program Hutan Lestari sebagai inisiatif reforestasi pascaerupsi Gunung Agung pada tahun 2017. Tak sekadar menghijaukan kembali lereng yang sempat mati suri, aksi ini juga menghidupkan kembali sendi-sendi ekonomi warga desa di kawasan Hutan Mahawana Basuki Besakih, Bali.

Sosok local hero di balik transformasi ini, I Nyoman Artana, menegaskan pentingnya menjaga Besakih sebagai Huluning Bali Rajya atau hulu dari Pulau Dewata.

"Mengelola lingkungan harus dimulai dari hulu. Jika lokasi ini tidak dipelihara dengan baik, Bali akan rentan terhadap bencana dan perubahan iklim," kata Nyoman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, kelompok binaan Nyoman mampu memanen 100 hingga 150 kg madu per tahun, dengan harga jual mencapai Rp500 ribu per liter untuk madu kelanceng. Wisata alam turut melonjak drastis dengan pendapatan kelompok mencapai Rp120 juta per bulan, yang membuka lapangan kerja bagi puluhan warga lokal sebagai pengelola wisata.

Semangat menjaga alam menggema hingga ke Lampung. Di Ulubelu, seorang pria bernama Wastoyo menjadi saksi hidup bahwa hutan bisa mengubah karakter manusia. Dulu, baginya hutan adalah medan berburu dan sasaran gergaji mesin. Kini, ia memproteksi area itu dengan sepenuh hati.

"Dulu, menebang pohon adalah cara instan kami untuk menyambung hidup karena ketidaktahuan. Kami terjebak dalam siklus perusakan demi sesuap nasi," tutur Wastoyo.

Titik balik terjadi saat Pertamina memperkenalkan Sekolah Hutan Lestari. Melalui pendampingan intensif kepada KUPS Margo Rukun, para mantan pemburu ini bertransformasi menjadi pembudidaya ulung.

Selain menanam 50 ribu bibit pohon Multi-Purpose Tree Species (MPTS) untuk menahan erosi, limbah kopi juga diubah menjadi pupuk berkualitas melalui unit Pertaganik Bestari.

Keberhasilan ini mencatatkan angka fantastis, dengan Omzet KUPS Margo Rukun mencapai hingga Rp2,2 miliar per tahun. Konsep budidaya lebah beserta produk bibit telah diadopsi oleh berbagai perusahaan multinasional sebagai standar rehabilitasi lahan di Lampung.

Bergeser ke pesisir Selatan Jawa, ada tangan dingin Wahono yang mengukir cerita unik di Kampung Laut, Cilacap. Di tempat yang dulunya gundul akibat pembalakan mangrove, ia sempat dianggap "gila" oleh warga sekitar karena kegigihannya menanam kembali bakau di atas lahan yang gersang dan penuh udang yang mati terserang penyakit.

"Dulu semuanya gersang, namun, saya yakin mangrove adalah 'pabrik' alami kita, kini, keraguan warga sirna," ujar Wahyono.

Pembibitan mandiri ala Wahyono memproduksi hingga 800 ribu bibit mangrove setiap tahun. Kawasan tersebut kini telah bermetamorfosis menjadi pusat eduwisata yang diakui peneliti mancanegara sebagai model pemulihan ekosistem pesisir.

"Dulu mereka bilang saya gila, sekarang kita 'gila' bersama-sama untuk menjaga hutan demi masa depan anak cucu," kata Wahyono.

Di kesempatan berbeda, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa ketiga cerita sukses ini merupakan bukti nyata komitmen Pertamina mendukung program kedaulatan pangan nasional, sejalan dengan visi pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Hingga kini, Program Hutan L3stari telah menanam lebih dari delapan juta pohon produktif dan mangrove, serta telah membina masyarakat sekitar melalui integrasi antara reforestasi, pemberdayaan ekonomi, dan edukasi generasi muda.

"Pertamina membuktikan bahwa menjaga energi bumi bisa sejalan dengan menghidupkan kemandirian masyarakat, hutan tidak lagi hanya dijaga agar tidak rusak, tapi dirawat agar terus memberi kehidupan," pungkas Baron.

Program Hutan Lestari berkontribusi mencapai beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain mengakhiri kelaparan (SDG 2), memastikan konsumsi dan produksi berkelanjutan (SDG 12), serta aksi iklim (SDG 13). Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), yang menjadi landasan Pertamina dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial