Bukan Sekadar IQ Tinggi, Ini Ciri-ciri Prodigy atau Anak Ajaib

46 minutes ago 1

CNN Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 06:00 WIB

Ada beberapa ciri anak prodigy, tak cuma sekadar IQ tinggi. Ilustrasi. Ada beberapa ciri anak prodigy, tak cuma sekadar IQ tinggi. (iStockphoto/JNemchinova)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pada usia anak, sebagian kemampuan luar biasa kadang muncul jauh lebih cepat dari perkembangan pada umumnya.

Ada anak yang sudah mampu memainkan musik dengan sangat matang, menguasai matematika rumit, atau menunjukkan bakat seni setara orang dewasa profesional. Dalam psikologi, anak dengan kemampuan seperti ini kerap disebut prodigy atau anak ajaib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan sekadar anak dengan IQ tinggi, sejumlah studi menyebut prodigy adalah anak yang mampu menunjukkan kemampuan setara orang dewasa profesional pada usia sangat muda, biasanya sebelum 10 tahun.

Istilah ini banyak dibahas dalam sebuah penelitian psikologi perkembangan dan giftedness, salah satunya dalam jurnal Journal of Expertise tahun 2018oleh psikolog David H. Feldman.

Child prodigy didefinisikan sebagai anak di bawah usia 10 tahun yang sudah mampu menghasilkan performa tingkat dewasa dalam bidang tertentu, seperti musik, matematika, catur, seni, bahasa, atau sains.

Penelitian Feldman menjelaskan, banyak prodigy memang memiliki kecerdasan tinggi, tetapi yang paling menonjol bukan hanya IQ.Yang membuat mereka berbeda adalah kecepatan belajar, kemampuan memahami pola, serta kemampuan menghasilkan performa tingkat dewasa sejak usia dini.

Contohnya, anak yang sudah membaca sendiri di usia sangat kecil, mampu mengingat angka kompleks, menggambar realistis sejak dini, atau memainkan musik dengan akurat saat masih balita.

Punya dorongan obsesif untuk belajar

Salah satu istilah paling terkenal dalam penelitian prodigy adalah 'rage to master' atau ambisi yang kuat untuk mahir. Istilah ini menggambarkan dorongan yang sangat kuat untuk terus mempelajari bidang yang mereka sukai.

Anak prodigy biasanya bisa menghabiskan waktu berjam-jam melakukan satu aktivitas tertentu tanpa dipaksa, seperti terus menggambar, bermain piano, membaca, atau memecahkan soal matematika.

Motivasi mereka cenderung muncul dari dalam diri sendiri (intrinsic motivation), bukan karena tekanan orang tua atau sekolah. Karena itu, banyak prodigy terlihat sangat fokus dan sulit berhenti ketika sedang mendalami minatnya.

Mengutip penelitian yang dipublikasikan dalam Sage Journals, prodigy sering memiliki cara belajar yang berbeda dibanding anak lain.Mereka cenderung belajar secara mandiri, menemukan pola sendiri, dan membutuhkan lebih sedikit bantuan orang dewasa.

Dalam jurnal tersebut, peneliti menggambarkan prodigy sebagai anak yang sering 'march to their own drummer' atau berjalan dengan ritme mereka sendiri. Tak jarang pula mereka juga lebih nyaman berbicara dengan orang yang lebih tua karena minat dan cara berpikirnya berbeda dari teman sebaya.

Ciri umum anak prodigy

Berikut beberapa ciri prodigy yang paling sering muncul, dikutip dari berbagai sumber antara lain:

- kemampuan luar biasa yang muncul sangat dini,
- performa setara orang dewasa dalam bidang tertentu,
- belajar sangat cepat,
- fokus dan intensitas ekstrem pada satu bidang,
- motivasi intrinsik tinggi (rage to master),
- mampu belajar mandiri,
- cepat memahami pola dan konsep kompleks,
- serta rasa ingin tahu yang sangat besar.

Meski sering disebut anak ajaib, para peneliti menekankan bahwa perkembangan prodigy tetap dipengaruhi banyak faktor, mulai dari lingkungan, kesempatan belajar, dukungan keluarga, hingga latihan yang konsisten sejak dini.

(anm/asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial