CNN Indonesia
Rabu, 03 Jun 2026 09:30 WIB
Sam Levinson mengungkapkan alasan di balik nasib akhir Rue Bennett yang diperankan Zendaya dalam episode terakhir Euphoria Season 3. (dok. A24/HBO via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Sam Levinson mengungkapkan alasan di balik nasib akhir Rue Bennett yang diperankan Zendaya dalam episode terakhir Euphoria Season 3. Ia menilai hal tersebut sebagai akhir yang paling jujur untuk serial itu.
Keputusan showrunner itu untuk mematikan karakter yang sangat dicintai penonton tersebut sebagian didorong oleh keinginan untuk menghormati mendiang pemeran Fezco, Angus Cloud, yang meninggal akibat overdosis pada Juli 2023 di usia 25 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang seperti Rue tidak akan selamat," kata Sam Levinson seperti diberitakan Page Six pada Senin (1/6). "Orang kambuh. Mereka membuat kesalahan. Mereka belum siap untuk bersih dari narkoba."
"Tidak ada alasan untuk memperhalus itu. Saya ingin menceritakan kisah ini untuk Angus dan untuk orang-orang yang tidak diberi kesempatan kedua," ungkap Levinson.
Dalam episode akhir Euphoria Season 3 yang tayang pada Minggu (31/5), Rue Bennet dikisahkan meninggal akibat overdosis yang tidak disengaja, mirip dengan alasan kematian Cloud.
Karakter Zendaya tersebut menelan pil yang sudah dicampur zat berbahaya yang diberikan oleh Alamo Brown (Adewale Akinnuoye-Agbaje) di tengah episode berjudul In God We Trust.
Karakter Cloud, Fezco, juga muncul dalam episode tersebut saat rangkaian adegan kematian Rue Bennet. Sang sutradara merancang kisah akhir Bennet dengan menampilkan momen kilas balik kehidupan pecandu narkoba tersebut, termasuk momen bersama Fezco.
"Rue sedang seperti menelusuri kembali hidupnya. Jadi ini sebenarnya momen di mana dia berhenti di minimarket lama tempat Fezco dulu bekerja. Dia melihat papan nama itu dan mendapat kilas balik tentang dirinya dan Angus bersama," jelas Levinson.
Sam Levinson mengatakan adegan kilas balik tersebut berasal dari rekaman uji dan tidak pernah masuk ke dalam serial.
"Itu footage yang tidak pernah masuk ke dalam serial," kata Levinson. "Saya pikir akan bagus untuk memakai footage itu dan melihat dia (Cloud) lagi, dan melihat mereka berdua."
Akhir kisah tersebut merupakan perwujudan dari tekad sang sutradara untuk menekankan dampak berbahaya dari penggunaan narkoba, khususnya jenis fentanyl.
"Saya benar-benar ingin membahas fentanyl di musim ini, dan dampaknya, serta bagaimana itu mengambil kesempatan kedua dari orang-orang muda. Waktu saya muda dan memakai narkoba, memang bisa overdosis, tapi tidak seperti sekarang di mana satu kesalahan kecil bisa langsung fatal," kata Levinson.
"Saya bisa mengatakan dengan pasti bahwa jika saya mengalami apa yang saya alami saat muda di zaman sekarang, saya juga tidak akan ada di sini karena meningkatnya fentanyl di negara ini," lanjutnya.
Sementara itu, Zendaya mengatakan peran tersebut sebagai "sebuah kehormatan dan kebahagiaan." Hal itu diungkapkannya saat momen perpisahan dengan kru yang ditampilkan dalam rekaman di balik layar.
"Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih. Saya sangat bersyukur kepada kalian semua, banyak dari kalian sudah ada sejak awal dan melihat saya tumbuh," kata Zendaya.
Kematian Rue terjadi setelah karakter Nate Jacobs yang diperankan Jacob Elordi juga meninggal di episode sebelumnya.
Karakter utama lain dari musim awal 2019, seperti Cassie Howard (Sydney Sweeney) dan Jules Vaughn (Hunter Schafer), masih bertahan di akhir serial.
Sam Levinson juga menanggapi rumor Season 4 dalam wawancara Esquire, dengan mengatakan bahwa meskipun ia belum menutup kemungkinan apa pun, ia selalu menganggap setiap musim sebagai yang terakhir.
(van/end)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
3



























