Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 1.700 penumpang ditahan sementara di atas kapal pesiar Ambition di wilayah barat daya Prancis setelah muncul puluhan kasus dugaan penyakit lambung akut atau gastroenteritis di dalam kapal.
Kapal pesiar tersebut sebelumnya dijadwalkan berlayar mengelilingi Prancis dan Spanyol usai menjemput penumpang dari Belfast dan Liverpool, Inggris, pada 8 dan 9 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas kesehatan setempat di wilayah Gironde menyebut sekitar 50 penumpang mengalami gejala yang konsisten dengan penyakit lambung akut, seperti muntah dan diare.
Seluruh penumpang yang mengalami gejala langsung mendapatkan penanganan dokter dan diisolasi di kamar masing-masing untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Di tengah situasi tersebut, seorang pria berusia 92 tahun dilaporkan meninggal dunia di atas kapal pada 10 Mei. Operator kapal, Ambassador Cruise Line, memastikan korban tidak menunjukkan gejala gangguan gastrointestinal sebelum meninggal.
"Penyebab kematian masih menunggu hasil laporan lengkap koroner. Kami memberikan dukungan penuh kepada keluarga dan kerabat korban serta menyampaikan belasungkawa mendalam," demikian pernyataan perusahaan kepada CNN.
Otoritas kesehatan regional juga menegaskan tidak ada indikasi hubungan antara wabah di kapal Ambition dengan wabah hantavirus yang sebelumnya terjadi di kapal pesiar lain, yakni Hondius.
Sebagai langkah pencegahan, rencana penurunan penumpang di Bordeaux untuk sementara dihentikan sambil menunggu hasil pemeriksaan medis. Sampel dari para penumpang kini sedang dianalisis oleh Departemen Penyakit Menular Rumah Sakit Universitas Bordeaux.
Ambassador Cruise Line mengakui sejumlah penumpang dan kru mengalami atau menunjukkan gejala penyakit gastrointestinal selama pelayaran 14 hari tersebut.
Perusahaan menegaskan mereka menangani situasi itu secara serius dan langsung menerapkan protokol sanitasi tambahan di seluruh area kapal.
"Kami ingin meyakinkan para tamu bahwa setiap kasus penyakit di armada kami ditangani dengan sangat serius," kata pihak operator.
"Meningkatkan sanitasi dan protokol pencegahan langsung diterapkan sesuai prosedur kesehatan publik setelah laporan awal muncul."
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
1






















