CNN Indonesia
Sabtu, 10 Jan 2026 15:00 WIB
Ilustrasi. Waspada, ada kamera tersembunyi berada di kamar sewaan Anda saat liburan. (davidlee770924/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Memesan rumah liburan atau vila pribadi sering kali menjadi pilihan menarik bagi wisatawan dibandingkan hotel. Selain memberikan kebebasan lebih, akomodasi jenis ini menawarkan privasi yang membuat momen istirahat terasa lebih intim.
Namun, belakangan ini kekhawatiran mengenai keamanan privasi mencuat seiring banyaknya laporan mengenai penemuan kamera tersembunyi di properti sewaan.
Tahun lalu, seorang dokter di Glasgow, Skotlandia, dijebloskan ke penjara setelah terbukti merekam lebih dari 24 orang selama tiga tahun di rumah liburannya. Para korban mulai curiga ketika melihat dua penyegar ruangan yang mengarah langsung ke toilet dan area pancuran air (shower).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah diperiksa, benda tersebut ternyata berisi perangkat pengintai kecil.
Kasus serupa menimpa pasangan yang berlibur di Puerto Rico. Mereka menemukan kamera mata-mata yang tersembunyi di seluruh sudut Airbnb. Kamera tersebut bahkan merekam aktivitas pribadi mereka hingga anak-anak mereka di kamar mandi.
Meskipun platform besar seperti Airbnb dan Vrbo telah melarang keras penggunaan kamera pengawas di dalam ruangan, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama bagi penyewa.
Lantas, bagaimana cara memastikan hunian yang Anda sewa benar-benar aman dari mata-mata? Jack Charman, Direktur Pelaksana National Private Investigators, membagikan beberapa tips praktis untuk mendeteksi kamera tersembunyi, mengutip Independent UK:
1. Kenali bentuknya
Charman menjelaskan bahwa 99 persen perangkat pengintai yang ditemukan di lapangan adalah barang yang dijual bebas di toko daring. "Banyak kamera disembunyikan di benda-benda tak terduga seperti jam weker, detektor asap, hingga colokan listrik," ujarnya.
Sebelum masuk ke lokasi penginapan, cobalah riset kecil di internet mengenai bentuk 'kamera pengintai' atau 'spy cam'. Jika Anda melihat benda di lokasi yang bentuknya identik dengan hasil pencarian tersebut, misalnya jam weker dengan celah kartu memori di bawahnya Anda patut curiga.
2. Gunakan senter ponsel
Salah satu cara termudah dan termurah adalah memanfaatkan senter dari ponsel pintar Anda. Matikan lampu ruangan, lalu arahkan cahaya senter ke benda-benda yang mencurigakan. Lensa kamera, sekecil apa pun, biasanya akan memantulkan cahaya (flare) saat terkena sinar senter.
Perhatikan juga lubang-lubang kecil yang tampak tidak wajar pada benda-benda dekorasi. Di situlah biasanya lensa kamera mungil disematkan.
3. Periksa sudut pandang yang aneh
Alih-alih menyisir seluruh sudut ruangan, fokuslah pada area yang memiliki ''pandangan strategis'. Kamera kemungkinan besar diletakkan di posisi tinggi untuk menjangkau seluruh ruangan, atau di sekitar televisi yang menghadap ke arah tempat tidur atau area duduk.
"Perhatikan benda yang letaknya tidak simetris. Misalnya, jam weker di sudut yang posisinya agak miring hanya untuk menyorot ke arah bak mandi. Hal-hal kecil seperti itu patut diwaspadai," kata Charman.
4. Pantau jaringan WiFi dan bluetooth
Beberapa kamera tersembunyi memerlukan koneksi internet untuk mengirimkan data secara langsung. Cobalah buka pengaturan WiFi atau Bluetooth di ponsel Anda dan pindai perangkat di sekitar. Jika muncul nama perangkat yang mencurigakan seperti 'IP Camera', 'Cam', atau kode serial yang tidak biasa, itu bisa menjadi sinyal adanya perangkat pengintai.
Apa yang harus dilakukan jika menemukan kamera?
Jika Anda menemukan perangkat mencurigakan, jangan langsung menyentuh atau merusaknya. Charman menyarankan untuk segera mendokumentasikannya.
"Ambil ponsel Anda dan rekam perangkat tersebut di posisi aslinya sebagai bukti," saran Charman.
Setelah memiliki bukti yang kuat, segera laporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian setempat dan platform tempat Anda memesan akomodasi agar tindakan tegas bisa segera diambil.
(tis/tis)

15 hours ago
1






























