Spesifikasi Smartwatch Huawei Kolaborasi Kipchoge, Rilis Pekan Depan

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Huawei bakal merilis smartwatch terbarunya Huawei GT Runner 2 yang dirancang menggandeng legenda lari dunia, Eliud Kipchoge, pada 15 April mendatang. Simak spesifikasi dan kemampuannya.

"Kami dengan bangga telah berkolaborasi dengan King of Marathon, Eliud Kipchoge, selaku Huawei Watch GT Runner Global Ambassador, dalam membuat teknologi di Huawei Watch GT Runner 2 ini," kata Campaign Manager Huawei Indonesia, Adinda Agustina dalam sesi hands on, Kamis (2/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Huawei Watch GT Runner 2 hadir dengan bodi titanium berukuran 43mm dan ketebalan 10,7 mm, dengan bobot hanya sekitar 34,5 gram.

Di bagian layar, Huawei membekali smartwatch ini dengan layar AMOLED 1,32 inci dengan kecerahan hingga 3.000 nits dan dilapisi kunlun glass yang diklaim 20 kali lebih kuat dari generasi sebelumnya.

Smartwatch ini hadir dengan tiga opsi warna, yakni Dusk Blue (hitam biru), Dawn Orange (putih oranye), Midnight Black (hitam).

Pada bagian strap, Huawei memberikan air dry woven strap dengan sirkulasi udara yang lebih baik serta kemampuan water repellent.

Sebagai jam tangan pelari, akurasi menjadi kemampuan yang sangat dikedepankan Huawei Watch GT Runner 2. Jam tangan ini diklaim sebagai yang pertama menggunakan 3D floating antenna di industri.

Sistem antena ini disebut bisa menangkap sinyal 3,5 kali lipat lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya. Adinda menyebut jam tangan ini bahkan bisa menangkap sinyal di tempat yang sulit seperti terowongan.

Pengujian internal Huawei bahkan menunjukkan smartwatch ini bisa bersaing dengan perangkat positioning industrial grade.

Bagi pengguna yang tengah menyiapkan diri untuk mengikuti event lari, smartwatch ini akan mengakomodir di semua fase dengan Intelligent Marathon Mode, mulai dari pre-race, in race, hingga post-race.

Pada fase pre-race, pengguna di antaranya bisa memanfaatkan fitur smart dynamic training plan untuk melakukan persiapan yang dipersonalisasi sesuai kemampuan pengguna.

Ketika race, smartwatch ini akan memberikan sederet indikator untuk memantau performa, mulai dari heart rate, waktu tempuh, perkiraan waktu finish, pace chart, hingga personalized digital pacer. Smartwatch ini juga memiliki fitur refuel reminder yang akan mengingatkan pelari untuk mengisi 'bahan bakar' ketika race.

Usai race, pelari bisa melakukan evaluasi dengan melihat hasil analisis performa yang diolah secara komprehensif. Hasil tersebut juga bisa dengan mudah dibagikan ke media sosial.

Huawei Watch GT Runner 2 juga menyediakan 13 preset kursus yang bisa dimanfaatkan untuk latihan, baik pelari pemula maupun profesional. Panduan latihan bahkan diberikan dari mulai pemanasan.

Selain lari, smartwatch ini juga menyediakan 100 lebih mode olahraga lain, mulai dari bersepeda, renang, golf, hingga freediving.

Pada fitur pemantauan kesehatan, jam tangan ini juga memiliki fitur ECG, variabilitas denyut jantung (HRV), pelacak tidur, SpO2, hingga keadaan emosi.

Di sisi baterai, Huawei Watch GT Runner 2 diklaim bisa bertahan 32 jam dengan sistem GNSS yang aktif sepenuhnya. Sementara untuk penggunaan harian, jam tangan ini diklaim bisa tahan 14 hari dengan sekali pengisian daya.

Lebih lanjut, Huawei belum mengumumkan berapa harga yang akan dibanderol pada produk ini. Namun, pelanggan sudah bisa melakukan pemesanan secara pre-sale di situs resmi Huawei.

(lom/fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial