Sering Sulit Tidur Malam, Bisa Jadi 9 Makanan Ini Penyebabnya

6 hours ago 1

CNN Indonesia

Kamis, 09 Apr 2026 19:30 WIB

Ada sejumlah makanan yang tanpa kita sadari jadi penyebab sering sulit tidur malam, apalagi jika dikonsumsi sebelum tidur. Apa saja? Ilustrasi. Ada sejumlah makanan yang tanpa kita sadari jadi penyebab sering sulit tidur malam, apalagi jika dikonsumsi sebelum tidur. (iStock/PonyWang)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sulit tidur di malam hari sering kali bukan hanya dipicu oleh stres atau kebiasaan bermain ponsel, tetapi juga oleh jenis makanan yang dikonsumsi sebelum tidur.

Banyak orang fokus mencari makanan yang membantu tidur, padahal menghindari makanan tertentu justru sama pentingnya untuk menjaga kualitas istirahat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanan yang bikin sulit tidur malam

Di tengah gaya hidup serba cepat, pola makan kerap tidak teratur, termasuk kebiasaan ngemil atau makan berat menjelang tidur.

Padahal, tubuh membutuhkan kondisi tertentu untuk bisa masuk ke fase istirahat secara optimal. Mulai dari kafein hingga kandungan lemak tinggi, sejumlah makanan diketahui bisa memicu gangguan tidur.

Berikut ini daftar makanan yang sebaiknya dihindari setidaknya dua jam sebelum tidur, seperti dilansir berbagai sumber:

1. Cokelat

Menurut Real Simple, cokelat kerap jadi camilan malam favorit, tetapi kandungan kafein dan gula tambahan di dalamnya bisa mengganggu tidur.

Gula dapat memicu lonjakan energi dan fluktuasi gula darah, sedangkan kafein menunda rasa kantuk.

2. Teh berkafein

Teh memiliki kandungan kafein 50 hingga 70 persen lebih rendah daripada kopi. Hal ini membuat banyak orang menganggap teh lebih ringan ketimbang kopi, padahal tetap mengandung kafein.

Kandungan ini bekerja dengan menghambat adenosin, zat kimia otak yang memicu rasa kantuk, sehingga membuat tubuh tetap terjaga lebih lama.

3. Makanan manis

Mengutip dari Eat This, Not That! penelitian menunjukkan hubungan langsung antara peningkatan konsumsi gula dan kualitas tidur yang buruk.

Selain itu, gula dapat memicu lonjakan gula darah saat tidur. Hal ini dapat memungkinkan seseorang terbangun di malam hari karena fluktuasi gula darah dan meningkatkan kadar kortisol.

4. Minuman berkarbonasi

Ilustrasi diet sodaFoto: iStockphoto/Nednapa
Ilustrasi minuman bersoda.

Minuman bersoda, bahkan yang tanpa gula atau tanpa kafein tetap bisa mengganggu tidur. Kandungan gasnya dapat menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman di perut, membuat tubuh sulit untuk rileks saat berbaring.

5. Keju

Produk olahan susu seperti keju, terutama yang telah melalui proses fermentasi, mengandung tyramine. Senyawa ini dapat merangsang produksi hormon yang meningkatkan kewaspadaan otak, sehingga menghambat rasa kantuk dan membuat sulit tidur malam.

6. Buah sitrun

Jeruk, lemon, dan jeruk bali memiliki tingkat keasaman tinggi yang bisa memicu refluks asam lambung. Selain itu, sifat diuretiknya juga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil di malam hari, yang mengganggu kontinuitas tidur.

Diuretik adalah zat yang mendorong tubuh untuk mengeluarkan urine yang mengakibatkan sering buang air kecil. Ini tentu dapat mengganggu tidur sepanjang malam.

[Gambas:Video CNN]

7. Alkohol

Meski sering dianggap membantu tidur lebih cepat, alkohol justru merusak kualitas tidur. Konsumsi minuman ini dapat mengganggu siklus tidur alami dan membuat seseorang lebih sering terbangun di malam hari.

8. Makanan pedas

Makanan pedas dapat memicu gangguan pencernaan, seperti mulas atau refluks asam. Kondisi ini membuat tubuh sulit mencapai kondisi nyaman yang dibutuhkan untuk tidur nyenyak.

9. Es krim

Kandungan lemak jenuh dan gula yang tinggi pada es krim dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan risiko gangguan tidur. Selain itu, makanan tinggi lemak juga dikaitkan dengan gejala insomnia yang lebih tinggi.

Selain menghindari makanan tertentu, memilih asupan yang tepat juga dapat mengatasi sulit tidur malam. Nutrisi seperti magnesium, melatonin, dan triptofan berperan penting dalam mengatur siklus tidur.

Makanan seperti kacang-kacangan, pisang, oatmeal, dan ceri bisa menjadi pilihan yang lebih ramah untuk dikonsumsi di malam hari. Kebiasaan makan juga berpengaruh besar. Idealnya, makan besar dilakukan setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur.

(nga/rti)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial