Rosan Roeslani-Ferry Juliantono Duet Pimpin Masyarakat Ekonomi Syariah

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menetapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala BKPM Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian.

Hal itu diputuskan dalam Munas VII MES yang digelar di Ballroom Menara BRIlian, Jakarta, Minggu (11/1). Acara itu dihadiri secara langsung oleh Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus Dewan Pembina MES, KH Ma'ruf Amin.

Hadir juga sejumlah tokoh penting, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir, Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara Mualiman Darmansyah Hadad, serta Ketua Pelaksana Munas VII MES La Nyala Mataliti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran para tokoh tersebut menandai pentingnya Munas VII MES sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan baru dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Terpilihnya Ferry sebagai Ketua Harian MES dan Rosan sebagai Ketua Umum MES diharapkan dapat memajukan organisasi tersebut.

Ferry mengungkapkan pemerintah berkomitmen meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak khususnya koperasi dengan MES untuk terus mendorong peran koperasi berbasis syariah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

"Munas VII Masyarakat Ekonomi Syariah ini kami nilai sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program yang berkelanjutan serta inklusif," ujar Ferry dalam keterangan resmi, Senin (12/1).

Menurut Ferry, saat ini sudah banyak contoh dan praktik baik dari koperasi-koperasi berbasis syariah yang sukses mengembangkan ekosistem bisnisnya sehingga dapat menjadi tumpuan bagi pengembangan ekonomi masyarakat.

Sebagai contoh, Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey Bandung yang sukses mengembangkan ekosistem bisnis di sektor pertanian.

"Saat ini juga banyak dari Koperasi Pondok Pesantren yang kita minta untuk menjadi kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memastikan program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan baik," ucapnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum MES Rosan Roeslani menekankan pentingnya membumikan program agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat. "Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya," ujarnya.

Rosan juga menyinggung inisiatif pembangunan Kampung Haji yang digagas bersama pemerintah. Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk memastikan kualitas layanan ibadah Haji khususnya dari Indonesia dapat lebih baik.

"Ini langkah konkret dan positif yang bisa sangat bersinergi dengan MES. Insyaallah tahun ini di kuartal IV akan kita mulai pembangunannya," ujar Rosan dalam sambutannya.

Rosan menutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan baru MES dapat membawa berkah dan kemajuan bagi organisasi. Ia berharap dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak agar berbagai program strategis pemerintah ataupun program prioritas dari MES dapat terlaksana dengan baik.

"Tentunya bagaimana tugas dan tanggung jawab ini bisa dijalankan dengan baik yaitu dengan bersama-sama. Tidak mungkin bisa dikerjakan kalau kita kerja sendiri-sendiri. Mohon bantuannya, mohon masukannya," tutur Rosan.

Dalam musyarawah itu, KH Ma'ruf Amin memberikan refleksi atas perjalanan ekonomi syariah di Indonesia. Sejak berdirinya MES, terdapat dua sasaran utama yang ingin dikembangkan yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat.

"Selama kurang lebih 25 tahun gerakan ini sudah menghasilkan berbagai regulasi, institusi, dan capaian. Bahkan posisi ekonomi syariah dunia kita sudah nomor 3, dari sebelumnya di posisi 18," ungkapnya.

Ma'ruf menegaskan target ke depan MES adalah meningkatkan pangsa pasar ekonomi syariah di atas 50 persen atau mensyariahkan ekonomi masyarakat.

Ia menilai hingga saat ini satu dari dua target tersebut telah tercapai yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah.

"Capaian kita di sektor keuangan baru 30 persen (mensyariahkan ekonomi). Oleh karena itu, sasaran kita ke depan adalah mensyariahkan ekonomi masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, Ma'ruf menutup dengan optimisme bahwa ekonomi syariah akan menjadi sumber pertumbuhan baru sekaligus amal sholeh bagi seluruh insan yang terlibat di dalamnya terutama kepada seluruh pengurus organisasi MES.

"Selamat berjuang, mudah-mudahan periode 25 tahun ke depan target mensyariahkan ekonomi masyarakat bisa berjalan dengan baik," ujar Ma'ruf.

MES merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 1 Muharram 1422 H atau bertepatan dengan 26 Maret 2001. Organisasi ini didirikan dengan tujuan membumikan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi berkeadilan dan sesuai prinsip syariah.

Organisasi ini bersifat mandiri, bukan bagian dari pemerintah maupun politik, dan berperan sebagai wadah inklusif untuk menghimpun seluruh sumber daya dalam rangka membangun ekonomi syariah.

[Gambas:Video CNN]

(sfr)

Read Entire Article
Koran | News | Luar negri | Bisnis Finansial